Piala Dunia 1974, Johan Cruyff dan Total Football

Piala Dunia 1974 ketika itu digelar d Jerman, saat Jerman masih terbagi dua yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Piala Dunia 1974, Johan Cruyff dan Total Football
Logo Piala Dunia 1974. ©2014 Merdeka.com

Piala Dunia 1974 ketika itu digelar di Jerman, saat Jerman masih terbagi dua yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.  Kebetulan pula pada kejuaraan tersebut kedua negara lolos sebagai peserta kejuaraan dunia untuk pertama kalinya. Jerman Barat sebagai tuan rumah lolos otomatis, sedangkan saudara kandungnya, Jerman Timur, lolos melalui babak kualifikasi. Mereka juga tergabung dalam satu grup. Hasil akhir fase grup menempatkan Jerman Timur sebgai juara grup dan Jerman Barat berada posisi runner-up. Hasil pertandingan Jerman Barat dan Timur pun berpihak kepada Jerman Timur dengan kemenangan tipis 1-0.

Pada Piala Dunia 1974 sistem baru kembali diterapkan, untuk pertama kalinya sistem pertandingan dilakukan dua tahap fase grup. Tahap pertama diikuti 16 negara yang terbagi dalam empat grup (A-D).  Kemudian Juara dan runner up grup tersebut kembali menjalani fase grup yang terdiri dari dua grup (A-B). Selanjutnya, juara grup A dan B akan langsung bertemu di final. Sedangkan posisi kedua dari grup A dan B akan memperebutkan posisi ketiga.

Dalam perebutan juara tiga, wakil runner-up grup A datang dari Brasil dan wakil runner-up grup B datang dari Polandia. Mereka saling bertanding untuk perebutan juara tiga. Mengejutkan, Brasil yang notabene-nya adalah juara bertahan ternyata harus tertunduk lesu oleh Polandia. Polandia berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 1-0. Brasil seakan kehilangan magisnya setelah maskot mereka, Pele, pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 1971.

Di partai final Jerman Barat berhasil membuat Belanda bertekuk lutut di Olympia Stadion, Muenchen, yang saat itu sebagai tempat pertandingan final. Jerman yang baru saja jadi kampiun Eropa dua tahun sebelumnya,  tampil dengan percaya diri yang tinggi. Selain karena tampil di rumah sendiri, Jerman yang dikomandani sang kaisar, Franz Beckenbauer tengah mengusung ambisi, mengawinkan dua gelar sekaligus, juara Eropa dan dunia. 

Di lain pihak, Belanda tampil mengesankan dunia dengan gaya Total Football-nya. Gaya Total Football ini diperkenalkan oleh Rinus Michels. Dengan materi tim bertabur superstar seperti Johan Cruyff, Johan Neeskens, dan Van De Kerkhoff bersaudara, mereka menampilkan sistem bermain bola yang atraktif dan mengedepankan penyerangan.

Selain penampilan dari seniman lapangan, ternyata seniman lain juga turut serta ikut ambil bagian. Namun kali ini, seniman asal Italia, Silvio Gazzaniga, memamerkan hasil karyanya yakni trofi Piala Dunia yang baru. Trofi berbentuk dua pria yang mengusung bola dunia itu dibuat dari campuran dengan kandungan emas 18 karat dengan berat 11 pound dan tinggi 20 inci. Trofi tersebut untuk menggantikan trofi Jules Rimet yang jadi milik Brasil untuk selamanya karena berhasil menjadi juara tiga kali Piala Dunia.

Tuan Rumah: Jerman Barat

Waktu: 13 Juni - 7 Juli 1974

Jumlah Peserta: 16

Juara Dunia: Jerman Barat

Runner-up: Belanda

Posisi ketiga        : Polandia

Posisi keempat        : Brazil

Top Skor        : Grzegorz Lato, Polandia dan Johan Cruyff, Belanda (7)

Jumlah Pertandingan: 38

Total gol        : 97 (2,55/pertandingan)

Penonton: 1.774.022 (50,124/pertandingan)

Rekomendasi