Aksi demo yang dilancarkan Bonekmania Senin (22/10) berlangsung tertib. Tak ada kericuhan yang terjadi dalam aksi untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada klub kebanggaannya, Persebaya Surabaya.
Sekitar 50 Bonekmania lengkap dengan atribut dan genderangnya itu memulai aksinya di depan Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya pada pukul 10:30 WIB. Setelah sekitar setengah jam berorasi di sana, mereka melanjutkan aksi ini ke Mess Persebaya Karang Gayam.
Di mes Persebaya, tak hanya berorasi, mereka membentangkan poster bergambar jabat tangan. Sebagai bentuk persatuan antara PT Persebaya Indonesia dan PT Pengelola Persebaya.
Ada lima hal yang menjadi tuntutan Bonekmania dalam aksi mereka ini, yaitu:
1. Hentikan konflik antara PT Persebaya Indonesia dan PT Pengelola Persebaya demi kejayaan klub Persebaya
2. Tolak Ibnu Grahan sebagai pelatih Persebaya karena catatan minim prestasi.
3. Tolak pembelian pemain baru Persebaya yang tidak kompetitif, tua dan track recordnya buruk.
4. Dukung pembelian pemain baru Persebaya yang masih muda dan kompetitif
5. Tolak politisasi dan mafia klub di Persebaya
Usai menyatakan tuntutannya di mess Persebaya, Bonekmania pun dipersilahkan masuk ke dalam ruang rapat. Sebanyak 12 perwakilan Bonekmania ini ditemui Ram Surrahman selaku media officer Persebaya. Sekitar pukul 13:30 mereka keluar dan bubar secara tertib. (fjr/mac)