Deretan pemain tersubur Piala Dunia: Eusebio (9 gol)
Merdeka.com - Eusebio da Silva Ferreira lahir di Mozambik, Portugal. Mozambik adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan yang berbatasan dengan Afrika Selatan. Mozambik merupakan anggota Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis dan Persemakmuran. Ibu kota sekaligus kota terbesarnya ialah Maputo yang terletak di penghujung bagian selatan.
Esuebio lahir pada 25 Januari 1942. Ia mendapat julukan sebagai Black Panther, karena kecepatannya, teknik, tubuhnya yang atletis, akurat tembakan kaki kanannya, dan ganas membuatnya menjadi pencetak gol yang luar biasa produktif. Terbukti selama 22 tahun menjadi pemain sepak bola, Eusebio telah mencetak 428 gol dari 430 penampilannya.
Meski lahir di Mozambik dan ayahnya berdarah Angola, Eusebio tetap menjadi seorang Portugal yang sejati. Sebabnya, dia membantu Portugal meraih tempat ketiga di Piala Dunia 1966 dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan sembilan gol. Bersama tim nasional Portugal, Eusebio mencetak 41 gol dari 64 pertandingan. Selain itu pemain ini juga pernah mendapatkan penghargaan pemain terbaik Eropa pada tahun 1965, dan menjadi runner-up pada tahun 1962 dan 1966.
Karier Eusebio melambung saat bermain bersama S.L Benfica pada tahun 1960 sampai tahun 1975. Dia pindah ke Benfica saat remaja, ketika umurnya baru menginjak 18 tahun dari klub lokal, Sporting Clube de Lourenço Marques. Benfica menemukan Eusébio karena upaya dari mantan pemain Brasil Jose Carlos Bauer, yang melihatnya di Lourenço Marques pada tahun 1960. Eusebio bisa berlari 100 meter dalam 11 detik. Pertama, Bauer merekomendasikan Eusebio kepada mantan klubnya, São Paulo, tetapi ditolak. Bauer kemudian merekomendasikan Eusebio kepada mantan pelatihnya di Sao Paulo, Bela Guttmann, yang melatih Benfica pada saat itu.
Dia bermain untuk Benfica selama 15 dari 22 tahun karirnya sebagai pesepakbola dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Benfica dengan 638 gol dalam 614 pertandingan resmi. Di sana, ia memenangkan sebelas gelar Primeira Liga, lima gelar Piala Portugal, Piala Eropa ( 1961-1962 ) dan membantu mereka mencapai tiga final Piala Eropa (kini UEFA) tahun 1963, 1965, dan 1968, dia juga adalah top skor Piala Eropa di tahun 1964-65 , 1965-66 dan 1967-68.
Nama Eusébio sering muncul dalam daftar pemain terbaik dan jajak pendapat oleh kritikus sepak bola dan fans. Dia terpilih sebagai pesepakbola terbaik urutan kesembilan dalam jajak pendapat oleh IFFHS dan pesepakbola urutan kesepuluh terbaik dalam jajak pendapat oleh majalah World Soccer. Eusebio juga sebagai salah satu dari 125 pemain terbaik dunia yang dirilis FIFA pada tahun 2004. Dan masih banyak lagi prestasi yang dihasilkannya selama menjadi pemain sepak bola profesional.
Namun awal tahun 2014 ini Eusebio telah meninggalkan sepak bola untuk waktu yang lama. Eusebio meninggal dunia di rumahnya setelah serangan jantung yang menimpa dirinya. Beberapa bela sungkawa pun datang dari beberapa kalangan sepak bola seperti Gary Lineker, Franz Beckenbauer, Cristiano Ronaldo, Jose Mourinho, serta presiden FIFA, Sepp Blatter. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya