Yuk, kenalan lebih dekat dengan radikal bebas dan antioksidan!

Kamis, 30 Oktober 2014 11:22 Reporter : Kun Sila Ananda
Yuk, kenalan lebih dekat dengan radikal bebas dan antioksidan! Ilustrasi radikal bebas. ©Shutterstock.com/Sebastian Kaulitzki

Merdeka.com - Istilah antioksidan dan radikal bebas saat ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Radikal bebas seringkali dikaitkan dengan hal berbahaya yang mengganggu kesehatan, sementara antioksidan adalah penangkalnya. Namun, apakah Anda sudah benar-benar mengenal radikal bebas serta prosesnya terhadap tubuh?

Jika belum, jangan khawatir. Artikel ini akan membawa Anda berkenalan lebih dekat dengan proses oksidasi tubuh yang berkaitan dengan radikal bebas dan antioksidan. Simak penjelasannya berikut ini, seperti dilansir oleh Health Me Up (29/10).

Sebuah proses alami bernama oksidasi

Untuk mengenal antioksidan, pertama kita harus memahami proses oksidasi pada tubuh. Oksidasi adalah sebuah proses kimia dalam tubuh yang membuat sel menua dan mati. Ini adalah proses yang alami dan tak hanya terjadi pada manusia. Sama seperti ketika Anda melihat apel yang sudah ranum dan dipetik dari pohon dan lambat laun mulai kisut dan pada akhirnya menjadi busuk. Begitu jugalah proses kimia pada sel tubuh manusia. Ada proses oksidasi yang membuat sel menua dan mati.

Lantas, apa itu radikal bebas?

Untuk mengimbangi proses oksidasi, tubuh membentuk sel-sel baru untuk menggantikan sel yang telah mati. Meski tubuh sudah menggunakan oksigen dengan sangat efektif, namun setidaknya ada 10 persen kesalahan yang bisa terjadi dan menyebabkan beberapa sel mati akibat kekurangan oksigen. Sel-sel ini kehilangan molekul oksigen penting pada tubuh mereka yang membuat mereka bebas. Selanjutnya, sel-sel ini akan berkeliaran dalam tubuh dan mencoba mengeluarkan oksigen dari sel lain yang masih sehat. Ini yang kemudian menyebabkan radikal bebas.

Hal ini bisa jadi sangat berbahaya, karena radikal bebas seringkali membunuh sel-sel lain ketika mencari tambahan molekul. Jika sel tersebut hanya membunuh sel lain, sebenarnya tak masalah karena tubuh bisa menggantinya dengan sel baru. Namun jika radikal bebas merusak sel, maka nantinya kerusakan ini akan berimbas pada DNA yang bisa memicu mutasi dan menyebabkan penyakit. Beberapa penyakit yang diketahui hasil mutasi akibat radikal bebas antara lain kanker, penyakit jantung, diabetes, Alzheimer, Parkinson, penurunan kemampuan kognitif, penyakit mata, dan lainnya.

Racun dari luar

Radikal bebas yang terjadi dalam tubuh sebenarnya adalah hal yang normal terjadi dan bisa diatasi oleh tubuh. Namun, radikal bebas yang berasal dari luar seperti racun dalam asam rokok, alkohol, atau polusi, seringkali memicu radikal bebas yang kesulitan diatasi oleh tubuh.

Antioksidan, sang penangkal

Antioksidan adalah sang penyelamat ketika tubuh terserang oleh radikal bebas yang berbahaya. Antioksidan adalah zat yang memiliki elektron berlebih dan bisa 'menjinakkan' radikal bebas. buah dan sayur yang mengandung antioksidan sangat baik dikonsumsi untuk mencegah radikal bebas dalam tubuh. Ada banyak jenis antioksidan, yang beberapa yang paling sering dikonsumsi adalah vitamin A, C, dan E, serta beta-karoten dan lycopene.

Itulah penjelasan mengenai proses oksidasi tubuh, radikal bebas, dan antioksidan. Kini Anda tak hanya mendengar dan ikut-ikutan menggunakan istilah radikal bebas dan antioksidan saja, tetapi sudah mengetahui dengan jelas seperti apa proses pembentukan radikal bebas dan bagaimana antioksidan bisa melawannya. [kun]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kebugaran
  3. Kesehatan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini