Walau Diperlukan, Kebanyakan Protein Bisa Bahayakan Ginjal Buah Hati

Rabu, 6 Februari 2019 13:06 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Walau Diperlukan, Kebanyakan Protein Bisa Bahayakan Ginjal Buah Hati Ilustrasi anak makan. thehealthsite

Merdeka.com - Seorang anak memang membutuhkan protein dalam jumlah tertentu dalam proses mereka tumbuh dan berkembang. Namun, penting untuk dilihat seberapa banyak protein yang dikonsumsi oleh anak tersebut.

Asupan protein sehari-hari sendiri bergantung sama berat dan tinggi badan, usia, dan jenis kelamin. Anak membutuhkan protein sekitar 10 persen dari total kebutuhan energi harian atau kurang lebih 10 sampai 20 gram setiap hari. Untuk fungsinya, protein dibutuhkan sebagai zat pembangun.

Meski berperan penting bagi anak, dokter spesialis gizi klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah - Pondok Indah, Juwalita Surapsari, mengatakan, orangtua tetap harus memerhatikan jumlah asupan protein yang akan dikonsumsi si Kecil.

Pasalnya, mengonsumsi protein berlebihan dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal, karena hasil metabolisme dikeluarkan lewat ginjal.

Karena itu, penting untuk mengetahui apakah asupan gizi anak kamu sudah terpenuhi atau belum. Caranya, dengan mengikuti panduan piring makan sehat.

"Untuk anak-anak, sesuaikan dengan kebutuhan mereka. Namun, pada dasarnya harus memenuhi lima kelompok bahan makanan, seperti makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak yang baik, serat, dan jangan lupa minum air yang cukup karena air menunjang metabolisme tubuh sehingga kebutuhan cairan anak akan mencukupi," kata Juwalita.

Orangtua harus membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan atau minuman sejak mpasi.

"Konsumsi protein untuk anak dimulai dari mpasi awal. Harus sudah ada proteinnya, protein harus segera dikenalkan dan jangan lama-lama. Karena kandungan zat besi di dalam asi kan sudah turun di usia mpasi itu atau usia 6 bulan," tandasnya.

Penulis : Siti Hanafia
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini