Sering bersin? Itu gejala alergi hidung!

Rabu, 12 Maret 2014 19:16 Reporter : Kun Sila Ananda
Ilustrasi bersin. ©Shutterstock.com/wavebreakmedia

Merdeka.com - Jika Anda mudah bersin dan seringkali bersin terus-menerus tanpa alasan, salahkan sistem kekebalan Anda yang rendah dan faktor genetik. Mudah bersin dan bersin yang terjadi berulang kali tanpa jeda atau tanpa alasan merupakan gejala alergi hidung atau alergi pernapasan (rhinitis). Orang yang terkena alergi ini biasanya akan bereaksi terhadap polusi, debu, asap rokok, dan pemicu alergi lainnya.

Sistem kekebalan tubuh memang bisa bereaksi terhadap pemicu alergi tertentu. Ketika hal asing masuk ke hidung, tubuh akan memicu reaksi yang ditujukan untuk menghilangkan zat tersebut. Dalam proses ini, histamine dikeluarkan oleh tubuh. Hasilnya, tubuh akan mengalami gejala alergi seperti hidung atau mata yang berair. Selain itu, tubuh juga bisa bereaksi dengan cara lain seperti sesak napas dan napas yang berbunyi.

Biasanya, zat pemicu alergi yang menyebabkan alergi hidung berada di astmosfer. Meski begitu, ada juga pemicu alergi seperti serbuk sari yang terdapat di mana-mana. Debu juga bisa menyebabkan bersin, namun seringkali tak berujung pada alergi hidung, seperti dilansir oleh Health Me Up (12/03).

Yang paling perlu diwaspadai adalah kutu dalam debu yang bisa berada di manapun seperti kasur lama, selimut, atau karpet yang jarang dibersihkan. Hal lain yang bisa memicu alergi hidung adalah zat yang berasal dari binatang.

Hewan biasanya menggaruk-garuk tubuh mereka dan meninggalkan kulit mati seperti ketombe di mana-mana. Ini berbeda dari ketombe biasa, karena ketombe dari hewan bisa menetap di banyak tempat seperti perabotan, karpet, dan lainnya. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan membersihkan perabotan secara teratur.

Cara terbaik untuk mengenali alergi hidung adalah ketika Anda sering merasa hidung gatal dan terasa ingin bersin tanpa alasan. Selain itu, bersin yang terlalu sering dan terus-menerus tanpa jeda juga bisa menjadi gejala alergi hidung. Reaksi ini sebenarnya dilakukan tubuh untuk menghilangkan zat pemicu alergi dari dalamnya. Ini sebenarnya bukan reaksi yang serius. Karena setelahnya, hidung akan berhenti berair, dan bersin akan berkurang. [kun]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.