5 Kebiasaan Saat Sarapan yang Bikin Berat Badan Naik, Ada yang Sering Kamu Lakukan?

Cek dulu mana kebiasaan sarapan yang sering kamu lakukan!

Wuri Anggarini
Oleh Wuri Anggarini - Reporter
5 Kebiasaan Saat Sarapan yang Bikin Berat Badan Naik, Ada yang Sering Kamu Lakukan?
Jangan sembarangan, kebiasaan sarapan ini bisa bikin berat badan naik. (© 2024 merdeka.com)

Coba diingat-ingat lagi, seperti apa sih kebiasaan sarapan yang sering kamu lakukan? Banyak riset dan artikel kesehatan yang mengungkapkan kalau sarapan adalah jadwal makan yang sangat penting. Lewat asupan yang tepat, tubuh mendapatkan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Tapi, tahu nggak sih kalau ada beberapa kesalahan saat sarapan yang bisa memicu berat badan naik? Buat yang ingin menjaga berat badan tetap ideal atau sedang menjalankan diet sehat, pastikan hindari beberapa kebiasaan berikut ya!

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Banyak nih yang memilih menu sarapan hanya terbatas pada asupan karbohidrat saja, misalnya dengan menu roti atau makan nasi campur dengan lauk penuh karbohidrat. Misalnya saja sambal goreng kentang dan mie. Biarpun mengenyangkan, tapi tidak memenuhi kebutuhan protein bisa memicu berat badan naik.

Kok bisa? Ya, protein bisa membantu perut terasa kenyang lebih lama dan mencegah kamu dari asupan makanan yang berlebihan.

Sementara itu, karbohidrat saat diserap ke dalam tubuh akan berubah menjadi gula. Jika cadangan gula berlebihan, maka bisa berubah jadi menumpuknya lemak.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Asupan karbohidrat memang dibutuhkan untuk menambah tenaga. Namun, jangan salah pilih jenis karbohidrat yang cocok untuk menu sarapan. Hindari karbohidrat rendah serat dan tinggi kandungan gula yang malah bisa membuat berat badan makin bertambah.

Jadi, pastikan pilih jenis karbohidrat kompleks yang kaya kandungan serat untuk membuat perut terasa kenyang lebih lama. Misalnya saja roti gandum, oat, sereal multigrain, dan kentang. Jenis karbohidrat yang satu ini membutuhkan waktu yang lebih lama agar bisa dicerna tubuh, sehingga memberikan sensasi perut kenyang lebih lama. Jadi, nggak perlu takut ngemil berlebihan.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jam makan sarapan. Waktu mengisi perut yang ideal untuk menikmati menu sarapan adalah sekitar 2 jam setelah bangun tidur. Jangan biasakan sarapan telat karena ternyata bisa berdampak baik pada metabolisme tubuh.

Yup, telat makan sarapan bisa memicu keinginan makan berlebihan. Tanpa disadari, asupan makanan yang masuk melebihi kalori yang dibutuhkan. Hal ini bisa menjadi penyebab metabolisme tubuh terganggu hingga kenaikan berat badan.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Belakangan ini banyak tempat makanan kekinian yang menawarkan berbagai menu sarapan yang terlihat cantik dan memanjakan mata. Misalnya saja croissant dengan berbagai topping hingga cromboloni yang sedang viral. Namun, konsumsi terlalu banyak makanan manis bukan kebiasaan tepat untuk menjaga menu sarapan sehat.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Makanan manis yang memiliki kadar gula tinggi bisa memicu kenaikan gula darah secara drastis. Hal ini bisa mempengaruhi proses metabolisme tubuh yang berjalan jadi kurang optimal. Selain itu, konsumsi gula berlebihan bisa membuat penumpukan kalori yang jika tidak ada proses pembakaran bisa berubah menjadi lemak.

Dok. Istimewa
© 2024 dream.co.id

Hayo ngaku, siapa nih yang cuma minum kopi saja saat sarapan? Eits, hal ini bukan kebiasaan yang baik ya! Biarpun kandungan kafeinnya bisa membuat lebih fokus saat menjalani aktivitas, tapi kopi tidak membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh.

Hal ini bisa membuat kamu jadi gampang lapar dan craving makanan tertentu karena tidak ada kandungan serat dan protein yang diperlukan untuk menjaga perut kenyang lebih lama. Jadi, jangan heran kalau nantinya secara perlahan berat badanmu bisa ikut meningkat.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Supaya bisa menjadi asupan energi tubuh yang optimal, perhatikan aturan sarapan yang tepat dan hindari berbagai kesalahan di atas ya!

Rekomendasi