Advertisement
Ambeien, atau sering disebut juga dengan wasir, adalah masalah kesehatan yang umum terjadi pada banyak orang.
Benjolan yang terbentuk di sekitar anus dan rektum ini bisa sangat mengganggu dan menyakitkan. Salah satu hal yang perlu diingat adalah bahwa ambeien bisa saja kambuh, bahkan setelah menjalani operasi.
Advertisement
Untuk menghindari kekambuhan ini, kita perlu memahami penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara sederhana 9 penyebab ambeien sering kambuh dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menanganinya.
Advertisement
Penyebab ambeien kambuh melibatkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus, rektum, atau panggul. Berikut adalah beberapa kondisi dan kebiasaan yang dapat memicu peningkatan tekanan ini:
Advertisement
1. Duduk terlalu lama
Aktivitas duduk terlalu lama bukan hanya berpotensi menyebabkan obesitas dan sindrom metabolik, tetapi juga dapat menjadi penyebab ambeien kambuh. Duduk terlalu lama dapat mengganggu aliran darah normal, yang dapat mengakibatkan pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus dan rektum, yang merupakan gejala ambeien.
Advertisement
2. Sedang hamil
Ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami ambeien. Ini karena peningkatan tekanan di perut bawah akibat pertambahan berat badan dan perubahan hormon selama kehamilan. Peningkatan hormon progesteron dapat melemahkan pembuluh darah, yang memicu pembengkakan pembuluh darah di panggul dan menyebabkan ambeien kambuh.
Advertisement
3. Mengejan
Saat buang air besar, terutama ketika mengalami konstipasi, seringkali kita cenderung mengejan terlalu keras. Ini dapat meningkatkan tekanan di perut bagian bawah, yang memicu peningkatan tekanan di sekitar anus dan rektum, dan akhirnya menjadi penyebab ambeien kambuh.
Advertisement
4. Mengalami diare kronis
Diare kronis dan konstipasi mungkin terdengar bertolak belakang, tetapi keduanya dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus dan menjadi penyebab ambeien kambuh. Konstipasi meningkatkan tekanan karena mengejan keras, sementara diare kronis meningkatkan tekanan karena seringnya waktu yang dihabiskan di toilet.
Advertisement
5. Sembelit Kronis
Sembelit dapat mengakibatkan feses yang keras dan sulit untuk dikeluarkan. Ini mendorong seseorang untuk mengejan lebih keras saat buang air besar, yang memberikan tekanan tambahan pada dinding pembuluh darah di sekitar anus.
Advertisement
6. Mengalami obesitas
Obesitas juga dapat menjadi faktor penyebab ambeien kambuh. Kelebihan berat badan dan lemak ekstra dapat meningkatkan tekanan pada perut, yang seiring waktu dapat menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus dan rektum.
Advertisement
7. Seks Anal
Seks anal dapat menyebabkan ambeien muncul atau memperburuk yang sudah ada. Selain itu, juga meningkatkan risiko penyakit. Oleh karena itu, sebaiknya hindari seks anal, terutama jika Anda memiliki masalah ambeien.
Advertisement
8. Mengangkat Benda Berat
Mengangkat benda berat secara teratur dapat menjadi penyebab ambeien kambuh yang tidak terduga. Jika Anda perlu mengangkat benda berat, pastikan untuk melakukannya dengan benar dan menghindari tekanan berlebih pada perut.
Advertisement
9. Genetika
Sebagian orang memiliki risiko lebih tinggi mengalami ambeien karena faktor genetika atau riwayat keluarga. Jika ada riwayat ambeien dalam keluarga Anda, Anda juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah ini.
Advertisement
Kenali Tanda-Tanda Ambeien
Tanda dan gejala ambeien dapat bervariasi tergantung pada jenisnya. Berikut adalah gejala ambeien berdasarkan jenis:
Advertisement
1. Ambeien luar
Jenis ambeien ini muncul di bawah kulit di sekitar anus. Tanda dan gejala dapat berupa gatal, rasa sakit, bengkak, dan perdarahan dari anus.
2. Ambeien dalam
Ambeien ini berkembang di dalam anus dan mungkin sulit untuk dideteksi. Gejala dapat meliputi pendarahan tanpa rasa sakit saat buang air besar dan nyeri serta iritasi saat buang air besar.
3. Ambeien Trombosis
Jenis ambeien ini terbentuk ketika ambeien luar mengeluarkan darah dan membentuk gumpalan (trombus). Gejala termasuk sakit parah, pembengkakan, peradangan, dan benjolan keras di dekat anus.
Advertisement
Pencegahan Ambeien Kambuh
Untuk mencegah ambeien kambuh, langkah-langkah berikut dapat diambil:
1. Jangan duduk terlalu lama; berjalanlah selama 5 menit setiap 30 menit.
2. Jangan menunda buang air besar dan hindari mengejan terlalu keras.
3. Jangan duduk di toilet terlalu lama.
4. Penuhi kebutuhan serat harian dengan mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan.
5. Pastikan untuk cukup minum air putih setiap hari.
6. Rutin berolahraga untuk menjaga pencernaan lancar dan berat badan yang ideal.
Advertisement
Jika Anda mengalami ambeien meskipun sudah mengikuti langkah-langkah pencegahan di atas, segera periksakan ke dokter. Dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai, termasuk operasi jika diperlukan.
Advertisement
Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menghindari kekambuhan ambeien dan menjaga kesehatan Anda dengan lebih baik. Ingatlah bahwa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.