Kristin Fox harus diamputasi karena komplikasi flu yang serius. Kehilangan bagian tubuhnya tak membuatnya menyerah.
Advertisement
Kisah Amputasi dan Perjalanan Panjang Kristin Fox Menuju Kesembuhan
Bagi kebanyakan orang, flu hanyalah penyakit sementara. Namun, bagi Kristin Fox, seorang ibu dan kepala sekolah menengah di Ohio, virus ini membawa penderitaan yang tak terbayangkan.
Setelah diberi obat Tamiflu, Fox berharap pulih, tetapi kondisinya terus memburuk. Cobaan Fox pun tidak berakhir di sana.
Pneumonia bakteri yang ganas dan dampak serius pada organ tubuhnya memaksa Fox menjalani serangkaian perawatan intensif.
Keputusan sulit pun diambil: amputasi lengan dan kaki diperlukan untuk menyelamatkan nyawanya.
Advertisement
Advertisement
Sempat Kritis dan Hampir Tak Bertahan
Pada Selasa malam, situasi menjadi sangat kritis sehingga rumah sakit memanggil seorang pendeta, merasa bahwa Fox mungkin tidak akan bertahan hingga pagi.
Advertisement
Pada hari Kamis, dokter menyadari dampak syok septik pada Fox, dan tindakan drastis diperlukan.
Keluarga dihadapkan dengan keputusan sulit, diberitahu bahwa amputasi mungkin diperlukan untuk menjaga organ hidupnya.
Dalam beberapa hari berikutnya, Kristin Fox menjalani amputasi kaki hingga bawah lutut, diikuti oleh amputasi lengan hingga di bawah siku dua minggu kemudian.
Advertisement
Melakukan Pekerjaan Mulia Sebagai Asisten Kepala Sekolah, Kristin Fox Menjadi Inspirasi Untuk Banyak Orang
Setelah keluar dari koma, Kristin Fox memulai perjalanan pemulihan yang panjang dan intensif. Pada bulan Mei, dia meninggalkan rumah sakit.
Pada bulan Oktober, setelah enam bulan perjuangan yang penuh tantangan, Fox menerima prostetik untuk lengan dan kakinya.
Fox kembali bekerja sebagai asisten kepala sekolah, menjadi inspirasi bagi murid-muridnya yang menyaksikan ketekunan dan tekadnya.
Advertisement
Advertisement
Apa Itu Pneumonia?
Menurut Kementerian Kesehatan RI, pneumonia, atau yang juga dikenal sebagai paru-paru basah, merupakan peradangan akut pada jaringan paru yang dapat dipicu oleh bakteri, jamur, atau virus.
Advertisement
Penyakit apa yang harus di amputasi?
Salah satu kondisi yang memerlukan amputasi adalah penebalan jaringan saraf, yang dikenal sebagai neuroma.
Selain itu, frostbite atau cedera akibat paparan suhu dingin yang ekstrem juga dapat menjadi penyebab amputasi.
Advertisement
Apakah infeksi bisa menyebabkan amputasi?
Amputasi yang dilakukan sebagai akibat dari penyakit seringkali menjadi pilihan terakhir ketika kerusakan jaringan, infeksi, atau penyakit telah mencapai tingkat yang tidak dapat diperbaiki.
Advertisement
Berapa lama sembuh dari amputasi?
Pada umumnya, luka operasi amputasi memerlukan waktu penyembuhan sekitar 2-4 minggu, meskipun durasi ini dapat bervariasi tergantung pada tingkat kerusakan yang terjadi dan kondisi kesehatan secara keseluruhan dari pasien.
Advertisement
Bagaimana proses amputasi?
Setelah bagian tertentu dari anggota gerak dipotong, dokter melakukan teknik operasi tambahan untuk menyesuaikan fungsi anggota gerak yang tersisa. Ini melibatkan penyesuaian struktur, saraf, dan pembuluh darah.
Advertisement
Setelah operasi amputasi, pasien akan melalui tahap rehabilitasi.
Terapi fisik dan okupasi menjadi bagian penting dari perawatan pasca-amputasi, membantu pasien untuk beradaptasi dengan perubahan dalam kemampuan fisik mereka dan membangun kembali kepercayaan diri.