Jaga Kesehatan di Lebaran, Ini Tips Pola Makan dan Olahraga untuk Cegah Penyakit

Tips menjaga kesehatan tubuh selama dan setelah Lebaran dengan mengatur pola makan, olahraga teratur, dan medical check-up.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Jaga Kesehatan di Lebaran, Ini Tips Pola Makan dan Olahraga untuk Cegah Penyakit
Jaga Kesehatan di Lebaran, Ini Tips Pola Makan dan Olahraga untuk Cegah Penyakit (Merdeka.com)

Lebaran, momen penuh sukacita berkumpul bersama keluarga, seringkali diiringi dengan konsumsi makanan berlemak dan manis yang melimpah. Hal ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, gula darah meningkat, dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tubuh selama dan setelah Lebaran dengan menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengatur pola makan dan berolahraga secara teratur. Medical check-up setelah Lebaran juga sangat dianjurkan untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan.

Dilansir dari ANTARA, menurut Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD, dokter lulusan FKUI, menjaga kesehatan selama Lebaran dapat dilakukan dengan tepat dan tidak berlebihan. "Selain mengatur pola makan, kita dapat melakukan latihan fisik yang teratur. Jadi usahakan atau manfaatkan saran dan perasaan yang ada di sekitar rumah, tidak usah terlalu membeli khusus alat-alat yang kita rasa mungkin masih terlalu mahal," jelasnya dalam diskusi daring. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik untuk mencegah peningkatan gangguan metabolisme setelah puasa Ramadhan.

Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula selama Lebaran memang menggoda, namun perlu dikontrol. Penting untuk memahami bahwa meskipun puasa Ramadhan dapat memperbaiki metabolisme, peningkatan konsumsi makanan tinggi kalori setelahnya dapat memicu masalah kesehatan seperti peningkatan gula darah, kolesterol, berat badan, dan tekanan darah. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan sangat penting untuk diterapkan.

Atur Pola Makan dengan Bijak

Pola makan sehat selama Lebaran tetap harus diutamakan. Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan memperhatikan komposisi makanan yang dikonsumsi. Makan tiga kali sehari dengan porsi cukup, serta selingi dengan buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Batasi konsumsi makanan berlemak tinggi seperti opor, rendang, dan ketupat. Perhatikan porsi makan agar tidak berlebihan dan hindari penumpukan lemak yang dapat membahayakan organ vital dan menyebabkan obesitas.

"Sangat penting untuk mengetahui rasio dari komposisi makanan yang dikonsumsi," tegas Prof. Em Yunir. Memilih makanan sehat dan tidak berlebihan dalam kalori menjadi kunci utama. Batasi konsumsi lauk berlemak dan makanan bersantan, serta hindari camilan tinggi lemak dan gula. Pastikan juga asupan air minum cukup untuk menjaga hidrasi tubuh.

Praktisi kesehatan lainnya, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari FKUI RSCM, Ari Fahrial Syam, juga menyarankan hal serupa. Beliau menekankan pentingnya memilih makanan sehat dan tidak berlebihan dalam kalori, membatasi konsumsi lauk berlemak dan makanan bersantan, menghindari camilan tinggi lemak dan gula, serta memastikan asupan air cukup.

Ilustrasi Berolahraga saat Puasa
Ilustrasi Berolahraga saat Puasa Bing Image Creator

Olahraga Teratur, Meskipun di Rumah

Selain mengatur pola makan, olahraga teratur juga sangat penting. Lakukan latihan fisik minimal 150 menit per minggu, dengan durasi 30-45 menit per sesi dan jeda tidak lebih dari dua hari. Tidak perlu alat-alat khusus, manfaatkan lingkungan sekitar. Jalan cepat di sekitar rumah, naik turun tangga, jumping jacks, squat, sit-to-stand, wall push up, atau hula hoop dapat menjadi pilihan.

"Masyarakat juga bisa memilih squat atau sit-t stand, wall push up atau olahraga dengan menggunakan hula hoop," saran Prof. Em Yunir. Namun, penting untuk menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan usia dan kondisi kesehatan, terutama bagi lansia atau penderita komorbid. Konsultasikan dengan dokter jika diperlukan.

Olahraga tidak hanya membakar kalori berlebih, tetapi juga membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan mood, dan mengurangi stres. Jadi, luangkan waktu untuk berolahraga meskipun hanya di rumah.

Pentingnya Medical Check-up Setelah Lebaran

Setelah Lebaran, sangat dianjurkan untuk melakukan medical check-up (MCU) untuk menilai kondisi kesehatan tubuh. MCU dapat membantu mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan, seperti peningkatan gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, yang mungkin terjadi akibat pola makan selama Lebaran. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah berkembangnya penyakit serius.

MCU meliputi berbagai pemeriksaan, seperti pemeriksaan darah (gula darah, kolesterol, asam urat), tekanan darah, dan pemeriksaan fisik lainnya. Dengan melakukan MCU, Anda dapat memantau kondisi kesehatan Anda dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Kesimpulannya, menjaga kesehatan selama dan setelah Lebaran membutuhkan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat. Dengan mengatur pola makan, berolahraga teratur, dan melakukan medical check-up, Anda dapat menikmati momen Lebaran dengan tetap menjaga kesehatan tubuh.

Rekomendasi