Kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Salah satu cara untuk mengelola kadar kolesterol adalah dengan mengubah pola makan dan gaya hidup, termasuk memilih minuman yang dapat membantu menurunkan kolesterol secara alami.
Meskipun obat-obatan sering diperlukan untuk mengontrol kolesterol, beberapa jenis minuman sehat dapat menjadi alternatif yang efektif untuk melengkapi upaya menurunkan kadar LDL dalam tubuh.
Dalam artikel ini, kami akan membahas lima jenis minuman alami yang terbukti dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Minuman-minuman ini tidak hanya mudah didapat, tetapi juga kaya akan nutrisi yang dapat mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Dengan memasukkan minuman-minuman ini ke dalam pola makan sehari-hari, Anda bisa mendapatkan manfaat tambahan tanpa efek samping yang biasanya terkait dengan penggunaan obat-obatan. Yuk, simak pilihan minumannya, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Senin(3/2/2025).
Advertisement
1. Kedelai
Minuman kedelai merupakan salah satu pilihan yang dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah. Kacang kedelai dikenal memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah, sehingga mengganti lemak jenuh dengan produk berbahan kedelai dapat berkontribusi dalam pengurangan atau pengaturan kadar kolesterol.
Menurut Food and Drug Administration (FDA), disarankan untuk mengonsumsi 25 gram (g) protein kedelai setiap hari sebagai bagian dari pola makan yang rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, sebaiknya kedelai dikonsumsi dalam bentuk utuh dan diproses dengan minimal tambahan gula, garam, dan lemak.
Organisasi Heart UK merekomendasikan agar setiap orang mengonsumsi 2 hingga 3 porsi makanan atau minuman berbahan dasar kedelai setiap harinya, di mana satu porsi setara dengan 250 mililiter (mL) susu kedelai.
Masyarakat dianjurkan untuk memeriksa label fakta nutrisi pada kemasan minuman kedelai agar dapat mengetahui jumlah protein kedelai yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, konsumsi kedelai yang tepat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh.
Advertisement
2. Jus Tomat
Tomat mengandung senyawa bernama likopen yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar lipid serta menurunkan kolesterol LDL.
Penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan tomat menjadi jus dapat meningkatkan jumlah likopen yang terkandung di dalamnya.
Selain itu, jus tomat juga kaya akan serat yang dapat menurunkan kolesterol serta niasin.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa konsumsi jus tomat tanpa garam dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol LDL serum pada 260 orang dewasa di Jepang selama periode satu tahun.
Advertisement
3. Minuman Smoothie yang Terbuat dari Buah Beri
Banyak jenis buah beri yang mengandung antioksidan dan serat tinggi, yang berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol.
Khususnya, antosianin, yang merupakan senyawa antioksidan kuat dalam buah beri, dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol. Selain itu, buah beri juga memiliki kalori dan lemak yang rendah, menjadikannya pilihan yang baik untuk diet sehat.
Untuk menambahkan buah beri ke dalam pola makan, seseorang dapat membuat smoothie dengan mencampurkan dua genggam atau sekitar 80 gram buah beri pilihan. C
ampurkan buah beri tersebut dengan setengah cangkir susu rendah lemak atau yogurt, serta setengah cangkir air dingin untuk menciptakan minuman yang menyegarkan. Beberapa contoh buah beri yang dapat digunakan adalah:
- stroberi
- blueberry
- blackberry
- raspberry
Advertisement
4. Teh Hijau
Teh hijau kaya akan katekin dan berbagai senyawa antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat serta kolesterol total.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 mengkaji efek epigallocatechin gallate (EGCG), salah satu antioksidan yang bermanfaat dalam teh hijau, pada model manusia, hewan, dan in vitro (di luar organisme hidup).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau yang lebih tinggi berkaitan dengan penurunan kadar kolesterol LDL dalam model manusia.
Di sisi lain, pada model hewan, EGCG terbukti mengurangi tingkat enzim tertentu dan menurunkan kadar kolesterol LDL.
"Menurut penelitian dalam ulasan tahun 2021, teh hitam mungkin juga memiliki efek positif pada kolesterol," demikian kutipan dari artikel yang ditinjau oleh ahli diet Kathy W. Warwick, RDN, CDCES di Medical News Today, yang dirilis pada Senin (3/2/2025).
Advertisement
5. Oat
Minuman yang terbuat dari gandum atau oat mengandung beta-glukan, yang berfungsi untuk menghambat penyerapan kolesterol dan membantu menurunkan kadar kolesterol.
Tinjauan yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa minuman oat, seperti susu oat, dapat memberikan penurunan kolesterol yang lebih konsisten dibandingkan dengan produk oat dalam bentuk semi padat atau padat.
Sebuah gelas susu oat berukuran 250 mL dapat menyediakan sekitar 1 g beta-glukan. Selain itu, konsumen disarankan untuk memeriksa label minuman oat guna memastikan kandungan beta-glukan yang terdapat di dalamnya, yang juga mungkin dicantumkan sebagai bagian dari informasi serat.