Pil Pengembali Keperawanan Dapat Picu Komplikasi Infeksi yang Bisa Berujung Kematian

Sabtu, 26 Oktober 2019 08:47 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Pil Pengembali Keperawanan Dapat Picu Komplikasi Infeksi yang Bisa Berujung Kematian Ilustrasi Pil Merah. © iStock

Merdeka.com - Penggunaan pil pengembali 'keperawanan' seperti yang dilakukan muncikari di Bogor ternyata menyimpan bahaya yang tak main-main. Penggunaan pil yang menempel pada area kewanitaan ini misa memicu komplikasi infeksi yang bahkan berujung kematian.

Dr. Herwinda Brahmanti, MSc, SpKK, FINSDV dari Departemen Ilmu Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang menyebut bahwa penggunaan pil seperti ini setidaknya bisa memicu reaksi alergi dan iritasi. Selanjutnya masalah ini bisa berujung pada komplikasi yang berakibat kematian.

"Yang paling mungkin terjadi ya reaksi alergi dan iritasi. Dan jika luka akibat iritasi atau alergi itu tidak disembuhkan dengan baik, bisa muncul komplikasi infeksi akibat masuknya bakteri pada luka," terang dr. Herwinda.

Setelah terjadinya infeksi ini, masalah tidak berakhir begitu saja dan bisa bertambah parah. Yang paling menyeramkan, infeksi ini bisa bertambah parah hingga berujung kematian.

"Infeksi bisa memberat dan menyebar ke seluruh tubuh hingga menyebabkan kematian," jelasnya.

Dr. Herwinda menyebut bahwa masalah ini terutama bakal semakin mungkin terjadi pada Pekerja Seks Komersial (PSK). Pasalnya, mereka cenderung kurang menjaga kebersihan area kewanitaan.

"Mereka biasanya kurang menjaga higienitas kewanitaannya sehingga penyakit-penyakit area kewanitaan itu banyak terjadi," terangnya.

1 dari 2 halaman

Kasus Penjualan 'Perawan' di Bogor

Sebelumnya, terdapat kehebohan mengenai penangkapan muncikari di Bogor yang mengaku menawarkan jasa gadis perawan. Faktanya, gadis perawan yang ditawarkan ternyata menggunakan sebuah obat untuk 'mengembalikan' keperawanan.

Obat tersebut disebut dimasukkan ke dalam area kewanitaan wanita tersebut. Efek yang muncul adalah ketika dilakukan penetrasi ke bagian kewanitaan wanita tersebut, maka akan keluar darah seakan-akan mereka masih perawan.

Dari penipuan yang dilakukan oleh muncikari berinisial Y dan GG tersebut, mereka mampu mengeruk pendapatan yang fantastis. Diketahui bahwa mereka mampu meraup Rp20 juta dari tiap perempuan yang dijajakan ke pria hidung belang.

2 dari 2 halaman

Pil Pengembali Keperawan Diklaim Aman

Cara penggunaan pil tersebut juga disebut cukup mudah karena bisa larut dengan mudah terkena panas tubuh serta kelembapan vagina. Hal ini selanjutnya membuat munculnya selaput dara palsu yaitu membran buatan yang terkesan seperti selaput dara sesungguhnya.

Selaput dara palsu ini didesain untuk mensimulasi munculnya bercak darah seperti ketika kamu kehilangan keperawanan. Membran palsun ini bakal mengeluarkan darah ketika terjadi penetrasi sehingga tampak seperti darah sungguhan yang keluar.

Menurut klaimnya, pil ini tidak beracun dan menimbulkan efek samping dalam penggunaanya. Selain itu pil ini terbuat dari bahan alami seperti propolis, minyak kunyit, kunyit, serta lidah buaya. [RWP]

Baca juga:
Penggunaan Pil Pengembali Keperawanan Serta Risiko Kanker di Baliknya
Darah Perawan Palsu
Hindari 5 Makanan ini Agar Wajah Selamat dari Jerawat
Waspadai Gejala Penyakit Kulit Kronis yang Bisa Dialami oleh Orang Dewasa

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini