Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Payudara terasa panas saat menyusui? Itu gejala mastitis!

Payudara terasa panas saat menyusui? Itu gejala mastitis! Ilustrasi menyusui. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa wanita yang baru saja melahirkan dan sedang menyusui biasanya mengalami rasa tak nyaman pada bagian payudara. Hal ini karena ada perubahan pada payudara ketika wanita mulai menyusui. Meski begitu, terkadang beberapa perubahan aneh seperti payudara yang membengkak atau meradang bisa juga akibat infeksi.

Infeksi yang sering menyerang payudara ketika masa menyusui disebut dengan mastitis. Mastitis terjadi akibat adanya infeksi atau kelenjar air susu yang tersumbat. Berdasarkan penelitian mastitis biasanya terjadi pada 10 persen sampai 33 persen ibu yang menyusui. Peradangan ini sangat jarang sekali terjadi pada wanita yang tidak menyusui.

Mastitis kebanyakan terjadi pada tiga bulan awal setelah melahirkan dan bisa terus bertahan sampai dua tahun kemudian. Meski begitu, mastitis tidak menghalangi ibu untuk menyusui bayinya, seperti dilansir oleh Medical News Today.

Berdasarkan Medilexicon, ada dua jenis Mastitis, yaitu mastitis non infeksi dan infeksi mastitis. Mastitis non-infeksi disebabkan oleh air susu yang tak bisa keluar akibat kelenjar air susu yang tersumbat. Jika ini dibiarkan, bisa menyebabkan infeksi mastitis karena air susu yang tak bisa keluar kemudian terinfeksi oleh bakteri.

Lantas, bagaimana cara mengenali mastitis? Untuk mengetahui apakah itu perubahan payudara biasa atau merupakan infeksi mastitis, ibu sebaiknya memperhatikan gejala berikut ini.

1. Payudara menjadi berwarna merah;2. Bagian yang terinfeksi oleh mastitis menjadi sakit saat disentuh;3. Bagian yang terkena mastitis menjadi hangat atau panas ketika disentuh;4. Ibu merasakan sensasi terbakar pada payudara, tak hanya saat menyusui, tetapi sepanjang waktu.

Terkadang gejala di atas juga disertai dengan gejala lain seperti rasa cemas, demam, atau merasa lelah. Jika ibu merasakan gejala-gejala di atas, sebaiknya ibu segera memeriksakan diri. Infeksi mastitis mungkin tampak tidak berbahaya dan jarang disadari, namun sebaiknya tidak diremehkan. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP