Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Obesitas Ternyata Bisa Buat Anak Memiliki Ingatan yang Lebih Lemah

Obesitas Ternyata Bisa Buat Anak Memiliki Ingatan yang Lebih Lemah Ilustrasi anak obesitas. ©Shutterstock/Stephen Coburn

Merdeka.com - Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang tak hanya menjadi perhatian bagi orang dewasa saja. Pada anak-anak, masalah kesehatan ini juga memiliki konsekuensi tersendiri.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa anak obesitar memiliki ingatan yang lebih lemah. Hal ini ketika dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki berat badan normal.

Dilansir dari The Health Site, hasil temuan yang didapat peneliti dari University of Vermont dan Yale University telah dipublikasikan pada JAMA Pediatrics. Diketahui bahwa anak obesitas memiliki korteks prefrontal yang lebih tipis dibanding anak dengan berat badan normal.

Semakin tipisnya korteks bisa menjadi faktor menurunnya fungsi eksekutif.

"Hasil penelitian kami menunjukkan hubungan penting bahwa anak dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih tinggi memiliki korteks selebral lebih tipis, terutama pada bagian prefrontal," terang Jennifer Laurent, profesor di University of Vermont.

Penelitian ini berbasis data terhadap 10.000 remaja selama 10 tahun. Setiap dua tahun, partisipan penelitian diwawancarai dan menjalani sejumlah tes.

Laurent kemudian menjelaskan hipotesis dari penelitian bahwa tebalnya korteks selebral bisa menjadi penengah hubungan antara IMT dengan fungsi eksekutif.

"Kami menemukan meningkatnya penipisan korteks selebral ini. Hal ini cukup signifikan karena kami mengetahui bahwa fungsi eksekutif termasuk ingatan dan kemampuan merencanakan, dikendalikan oleh bagian otak ini," terang salah satu peneliti dari temuan ini.

Selain berdampak pada ingatan, obesitas juga diketahui memiliki dampak pada kesehatan secara garis besar. Hal ini bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit kardiovaskular.

"Kami ingin mendorong secara proaktif perubahan pada pola makan anak-anak dan tingkat olahraga pada usia muda dengan pemahaman bahwa tidak hanya jantung yang terdampak obesitas, namun juga otak," terang Laurent.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP