Meningkatnya Polusi Udara di Jakarta Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Selasa, 9 Juli 2019 00:27 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Meningkatnya Polusi Udara di Jakarta Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru Ilustrasi polusi udara. ©Shutterstock/rangizzz

Merdeka.com - Polusi udara yang meningkat secara besar-besaran di Jakarta menimbulkan sejumlah masalah kesehatan yang mungkin muncul. Masalah yang mungkin terjadi adalah munculnya kanker paru-paru jika polusi udara ini terjadi dalam waktu yang lama.

Menurut Konsultan Onkologi Paru Rumah Sakit EMC Tangerang, Eddy Soeratman, polusi udara yang ada di Jakarta kebanyakan berasal dari gas buang kendaraan dan industri. Karbon monoksida yang dihasilkan dari gas tersebut, bisa bersifat karsinogen.

"Tapi karsinogen menginduksi seseorang untuk menjadi kanker jika terpapar berulang-ulang," kata Eddy ditemui Health Liputan6.

Maka dari itu, untuk mengurangi dampak karsinogen dari polusi udara, yang harus dijalankan masyarakat adalah gaya hidup sehat dan bersih. Eddy mengatakan, pada orang yang tidak memiliki risiko tinggi kanker paru, pola hidup yang sehat mampu menjaga seseorang dari bahaya kanker akibat polusi.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah melakukan upaya pencegahan penyakit yang timbul akibat polusi udara.

"Kami berusaha mencakup tiga area utama yaitu faktor gaya hidup, faktor lingkungan, dan faktor pelayanan kesehatan," kata Dwi Oktavia, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini