5 Hal yang Bisa Menyebabkan Sakit Perut Setelah Bercinta dan Bagaimana Mengatasinya

Rabu, 25 September 2019 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
5 Hal yang Bisa Menyebabkan Sakit Perut Setelah Bercinta dan Bagaimana Mengatasinya Ilustrasi sakit perut. ©Shutterstock.com/Lucky Business

Merdeka.com - Bercinta atau seks dapat dianggap sama dengan melakukan olahraga. Melakukan seks melibatkan fisik sehingga bisa menimbulkan masalah seperti kram, otot tegang, dan juga dehidrasi.

Kondisi tegang yang kamu alami serta posisi yang kadang tak tepat bisa menyebabkan kamu mengalami kram saat bercinta. Masalah lain yang umum dialami karena bercinta adalah sakit perut.

Sakit perut yang terjadi usai bercinta ini merupakan hal yang umum terjadi dan tidak berdampak serius. Secara medis, sakit perut selama dan setelah bercinta ini dikenal dengan nama dyspareunia.

Sakit perut ini bisa dialami baik oleh pria maupun wanita. Berdasar penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Obstetrics & Gynaecology, diketahui bahwa 3 hingga 18 persen orang mengalami dyspareunia setidaknya sekali ketika hidup.

Munculnya dyspareunia ini bisa disebabkan karena beberapa hal. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah hal yang bisa menyebabkan sakit perut ketika dan setelah bercinta.

1 dari 6 halaman

Reaksi Emosional Terhadap Seks

Bercinta bisa menimbulkan sejumlah reaksi emosional yang kadang bisa membuat seseorang yang melakukannya terkejut. Hal ini bahkan kadang tak dirasa langsung oleh orang tersebut. Stres karena seks serta performa di ranjang ini kadang juga bisa menyebabkan otot perut menjadi tegang dan berakhir sakit perut.

2 dari 6 halaman

Aktivitas Otot ketika Orgasme

Otot panggul bakal bekerja ketika kamu orgasme. Kontraksi berlebih dari otot bisa menyebabkan sakit di perut, perut bagian bawah, dan panggul.

Segala jenis rasa sakit tersebut biasa dialami ketika hamil, memiliki kista ovarium, atau endometriosis. Nyeri setelah orgasme secara medis biasa dikenal sebagai dysorgasmia.

3 dari 6 halaman

Asam Lambung karena Seks

Selama bercinta, udara di dalam vagina dapat terperangkap ke anus dan sebalinya. Udara yang terperangkap ini bisa menimbulkan rasa sakit pada dada. Setelah kamu mengeluarkan udara, rasa nyeri ini bakal hilang.

4 dari 6 halaman

Penetrasi Terlalu Dalam

Penetrasi yang terlalu dalam dan kencang ketika bercinta bisa menimbulkan rasa sakit di perut. Ketika kamu mengubah posisi atau beristirahat, rasa sakit ini bakal berkurang seiring waktu.

Penetrasi yang terlalu dalam juga dapat berdampak pada vagina dan anus. Rasa sakit di area tersebut merupakan tanda bahwa kamu perlu mengubah praktik seksual yang telah kamu lakukan.

5 dari 6 halaman

Infeksi Bakteri

Ketika bercinta, bukan hanya sperma yang bisa masuk ke dalam tubuh ketika penetrasi. Bakteri juga bisa dapat masuk dan bahkan merangsek hingga ke perut menyebabkan timbulnya rasa sakit dan iritasi.

6 dari 6 halaman

Bagaimana Cara mengatasi Sakit Ini

Rasa sakit di perut ini pada sebagian besar kasus bakal hilang setelah beristirahat. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan buang air kecil.

Ketika buang air, tekanan berlebih di otot kandung kemih juga ikut hilang. Mengendurnya otot ini menyebabkan rasa sakit di perut juga jadi berkurang.

Buang air kecil juga bisa menghilangkan bakteri yang mungkin merangsek hingga ke perut. Hal lain yang bisa dilakukan adalah mandi atau mencuci organ intim untuk menghindari berbagai masalah yang mungkin muncul. [RWP]

Baca juga:
Benarkah Tisu Magic Bermanfaat Membuat Pria Mampu 'Berdiri' Lebih Lama?
Bercinta Lebih dari Sekali dalam Sehari, Apa Sih Manfaatnya?
Kurang Bercinta Bisa Tingkatkan Peluang Orang Tua Mengalami Kanker

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini