Ini jumlah dana yang harus disiapkan jika ingin coba bayi tabung

Minggu, 26 Agustus 2018 00:04 Reporter : Tantri Setyorini
Ini jumlah dana yang harus disiapkan jika ingin coba bayi tabung Ilustrasi orangtua dan anak. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Saat ini in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung kerap dipilih sebagai solusi bagi pasangan yang tak kunjung mendapatkan momongan. Beberapa selebriti tanah air pun sukses menjalani program kehamilan dengan cara ini, antara lain Cynthia Lamusu, Tya Ariestya, Sissy Prescillia, Lula Kamal, dan pedangdut Inul Daratista.

Lalu bagaimana dengan pasangan non-selebriti yang ingin mendapatkan buah hati dengan program bayi tabung? Berapa dana yang harus disiapkan? Menurut pesinetron Tya Ariestya, IVF memerlukan dana hingga puluhan juta.

"Untuk program bayi tabung Kanaka (anak pertama) sekitar Rp60 juta. Lalu, untuk program bayi tabung ini sepertinya lebih dari itu karena aku perlu stimulan lebih. Jadi, amannya siapkan Rp60-100 juta," kata Tya saat konferensi pers jelang Morula: Fertility Science Week 2018 di Jakarta.

Menurut dokter Ivan Sini, SpOG dari Morula IVF Indonesia, ada beberapa faktor yang membuat biaya program bayi tabung perlu dana yang tidak sedikit.

dokter ivan sini spog menerangkan tentang bayi tabung

Dokter Ivan Sini, SpOG menerangkan tentang bayi tabung ©2018 Liputan6.com/Johan Tallo


"Yang pertama, obatnya mahal. Mahal sekali, dan tidak bisa diproduksi dalam negeri," kata pria yang akrab disapa Ivan ini.

Faktor kedua adalah diperlukan teknologi dan sumber daya manusia untuk memastikan program ini berjalan lancar.

"Berbicara tentang teknologi, tim yang membantu dalam program bayi tabung ini melakukan pengecekan ukuran mikron, 100 - 5 mikron. Itu enggak gampang mengerjakannya. Lalu, ada quality control. Itu semua butuh usaha," katanya.

Kisaran biaya yang dikeluarkan untuk menjalani program in vitro fertilization ini tentu relatif bagi tiap-tiap individu. Namun, biaya tersebut sebanding dengan peluang kehamilan yang diupayakan. Bagi pasangan dengan usia istri di bawah 38 tahun dan dalam kondisi kesehatan baik, kans keberhasilan menjalani bayi tabung bisa mencapai 50 persen.

"Biaya ini affordable dengan catatan bila melihat dengan cara yang benar. Yakni biaya yang dikeluarkan itu merupakan biaya berobat untuk meningkatkan kans 10-15 kali lipat lebih tinggi memiliki anak," kata Ivan lagi.

ilustrasi bayi tabung

Ilustrasi bayi tabung ©Pixabay


Berdasarkan pengalamannya, ada beberapa pasangan yang berusaha memiliki anak dengan mencoba berbagai cara atau mencoba ke dokter sana dan sini.

"Tapi kalau dihitung-hitung, biaya itu sebenarnya jika ditotal bisa digunakan untuk program bayi tabung 1-2 siklus. Malah yang dibuang adalah usia wanita, semakin cepat datang, semakin tinggi keberhasilan," katanya.

Jadi perlu digarisbawahi bahwa dana yang dibutuhkan untuk program bayi tabung bagi setiap pasangan berbeda-beda, sebab akar masalah fertilitas yang dihadapi juga berbeda. Selain itu, IVF alias bayi tabung juga tidak dijamin 100 persen berhasil, namun bisa meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan keturunan hingga 50 persen.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini