Ganti Cemilan Tak Sehat dengan Buah dan Sayur Bisa Bantu Atasi Masalah Kelelahan

Jumat, 25 Oktober 2019 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Ganti Cemilan Tak Sehat dengan Buah dan Sayur Bisa Bantu Atasi Masalah Kelelahan Ilustrasi makan makanan sehat. ©2018 Merdeka.com/Pexels

Merdeka.com - Ketika kita kelelahan saat bekerja di kantor, kita cenderung mencari berbagai makanan yang bisa memuaskan kita. Sayangnya makanan tersebut biasanya cenderung tak sehat seperti terlalu manis, berminyak, dan berlemak.

Jenis makanan tersebut yang kita konsumsi ternyata malah berujung masalah dan rasa lelah yang tak kunjung hilang. Faktanya, terdapat makanan lain yang bisa membantumu menghilangkan rasa lelah yang menumpuk ini.

Dilansir Medical News Today, terdapat sebuah temuan baru mengenai makanan yang bisa menghilangkan rasa lelah ini. Temuan ini telah dipublikasikan pada Journal of Neuroscience.

Pilihan seseorang untuk memilih makanan tak sehat ini dipengaruhi karena kondisi lelah atau kurang tidur mereka. Hal ini disebut mempengaruhi kemampuan membuat keputusan mereka, menurunkan keinginan, serta kecenderungan untuk memilih makanan yang tinggi gula.

Temuan terbaru ini mengungkap bahwa ketika lelah, seseorang tidak hanya ingin untuk mengonsumsi makanan tak sehat saja. Mereka juga cenderung menghabiskan lebih banyak uang untuk cemilan.

Menurunnya fungsi otak ini tidak hanya mernghasilkan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis saja. Hal ini juga membuat mereka mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh atau sodium.

1 dari 2 halaman

Makanan Tak Sehat Membuat Sulit Tidur

Bagi sejumlah orang, hal ini mungkin tidak sering terjadi. Namun bagi beberapa orang yang pekerjaannya menimbulkan rasa lelah berkepanjangan, memilih cemilan yang tidak sehat ini bisa menjadi suatu rutinitas.

Tanpa banyak disadari seseorang, konsumsi makanan sehat ternyata bisa membantu mengatasi rasa lelah. Berangkat dari pengalaman yang dialaminya terkait kelelahan, Maryam Hamidi, Ph.D, peneliti dari Stanford's WellMD Center, California melakukan penelitian terkait pilihan makanan ini.

Hamidi mengatakan bahwa konsumsi makanan tak sehat sebelumnya telah membuatnya mengalami masalah sulit tidur. Hal ini kemudian membuatnya merasa lelah pada esok harinya.

Tim peneliti menganalisis hasil dari survei kebugaran yang dilakukan terhadap 245 dokter dari Stanford pada Maret 2016. Terdapat tiga pola makan yang tampak yaitu, pilihan makanan berbasis tanaman, makanan tinggi protein, serta makanan tinggi gula dan lemak jenuh.

2 dari 2 halaman

Makanan Sehat Harus Lebih Diutamakan Dibanding Cemilan Tak Sehat

Berdasar penelitian tersebut, seseorang yang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula mengalami masalah tidur. Masalah ini tampak lebih rendah pada orang yang makan lebih banyak sayur dan membatasi asupan gula serta lemak jenuh. Makanan ini malah mengatasi otak yang kelelahan serta tubuh yang bekerja lebih baik.

Menurut Hamidi, seseorang serta tempat kerja harus memastikan mengenai konsumsi makanan yang lebih sehat ini. Makanan seperti buah, sayur, serta panganan sehat lainnya harus lebih diutamakan dibanding minuman manis atau makanan tinggi lemak.

"Meningkatnya akses dokter pada pilihan makanan sehat pada tempat kerja mereka dan membuat lingkungan kerja dengan opsi makanan sehat bisa membantu menurunkan kelelahan di siang hari," terang Hamidi.

Hasil yang sama ini juga diyakini bisa diterapkan di tempat kerja lain. Ditekannya rasa lelah yang muncul ini juga bisa membantu meningkatkan kinerja dan meraih hasil lebih baik. [RWP]

Baca juga:
Perhatikan Konsumsi Makanan Saat Muda Karena Bisa Pengaruhi Kesehatan Ketika Tua

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini