Cara menggunakan test pack kehamilan yang benar

Sabtu, 7 Oktober 2017 09:00 Reporter : Bethari Taya
Cara menggunakan test pack kehamilan yang benar Ilustrasi test pack. ©2017 i.huffpost.com

Merdeka.com - Mendeteksi kehamilan sejak dini memang dibutuhkan. Hal ini agar kesehatan janin dapat terjaga. Kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh perempuan yang sedang hamil tentu berbeda dengan nutrisi yang dibutuhkan ketika tidak dalam keadaan hamil. Ketika dalam trisemester pertama, keadaan janin masih sangat lemah. Mengalami sedikit guncangan saja bisa mengakibatkan keguguran. Tentu saja hal ini tidak ingin Anda alami ketika Anda merupakan seorang istri yang sedang menunggu momongan.

Nutrisi yang diperlukan pada kehamilan trisemester pertama merupakan kunci bagi kesehatan dan perkembangan janin nantinya. Alasan kuat inilah mengapa mendeteksi kehamilan harus dilakukan sedini mungkin. Hal paling mudah dilakukan untuk mendeteksi kehamilan adalah ketika haid tidak kunjung datang. Untuk tahu apakah benar-benar hamil atau tidak, sudah ada alat yang bisa Anda dapatkan di manapun untuk menguji apakah benar hamil atau tidak. Alat itu adalah test pack.

Test pack atau tespek, lidah orang Indonesia menyebutnya, merupakan alat uji kehamilan yang tingkat keakuratannya mencapai 99 persen. Tespek dapat mengetahui kehamilan dengan cara mendeteksi kandungan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam urin atau yang kita ketahui adalah air kencing. Ketika sel telur telah dibuahi dan menempel pada dinding rahim, seorang perempuan akan memproduksi hCG. hCG baru bisa dideteksi setelah 7-14 hari setelah masa pembuahan.

Tips memilih tespek

  1. Sebelum Anda membeli tespek, lihatlah terlebih dahulu tanggal kadaluwarsa pada produk. Tespek yang telah kadaluwarsa akan mengurangi tingkat keakuratan untuk mendeteksi kehamilan.

  2. Konsultasikan pada apoteker, tespek mana yang membutuhkan kadar hCG lebih sedikit. Karena tidak semua perempuan memproduksi hCG dalam kadar besar.

Sebelum Anda menggunakan tespek, hindari juga kesalahan umum dalam menggunakan tespek.

  1. Melakukan tes terlalu cepat

Melakukan uji kehamilan menggunakan tespek tidaklah sembarangan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tespek dapat mengetahui kehamilan dengan cara mendeteksi kandungan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG) di dalam urin. HCG sendiri baru diproduksi 7 hingga 14 hari setelah pembuahan. Oleh karena itu Anda bisa mendeteksi kehamilan menggunakan tespek 1 minggu setelah waktu haid Anda harusnya tiba. Misal, jika Anda seharusnya mengalami haid tanggal 7 September, maka uji kehamilan menggunakan tespek pada tanggal 14 September.

  1. Terburu-buru membaca hasil tespek

Kadangkala karena terlalu senang tidak mengalami haid dan disangka hamil, maka seorang istri langsung melihat hasil ketika usai menggunakan tespek. Hal ini bisa mempengaruhi hasil. Karena biasanya ada beberapa alat yang membutuhkan beberapa menit untuk menunjukkan hasil yang benar.

  1. Terlalu lama membaca hasil tespek

Karena bosan menunggu, kadang tespek kemudian ditinggal untuk kemudian baru dilihat hasilnya. Hal ini juga mengakibatkan kesalahan hasil pada tespek.

  1. Tidak melakukan tes pada saat buang air kecil pertama kali

Kadar urin dalam sehari bisa berbeda-beda. Hal ini karena kadar urin dapat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Kadar urin ketika Anda kencing pertama kali merupakan urin yang mengandung kadar hCG paling tinggi.

  1. Tidak memeriksakan lebih lanjut

Hasil tespek negatif padahal tidak kunjung menstruasi? Anda harus segera menindak lanjuti hal ini dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk hasil yang jelas. Apakah benar Anda hamil atau ada gangguan kesehatan pada tubuh Anda.

Cara menggunakan tespek

  1. Memilih tespek yang tidak kadaluwarsa. Lagi, ketika Anda hendak memilih untuk membeli tespek, jangan lupa untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa produk tespek.

  2. Baca petunjuk penggunaan tespek. Setiap tespek memiliki petunjuk penggunaan berbeda. Apakah Anda membutuhkan wadah untuk menampung urin, atau tespek langsung dikenakan pada urin ketika sedang kencing

  3. Lakukan uji kehamilan menggunakan tespek pada saat pertama kali kencing. Diingatkan lagi, bahwa kadar urin berbeda setiap saat. Oleh karena itu lakukan tes pada saat Anda pertama kali kencing.

  4. Tunggu hasil tespek sesuai dengan waktu yang tertulis pada petunjuk penggunaan tespek. Jangan melihat hasil terburu-buru atau terlalu lama.

  5. Ketika hasil menunjukkan negatif namun Anda tidak kunjung menstruasi, segera kunjungi dokter atau melakukan tes lagi dengan menggunakan tespek minimal 3 hari setelah tes pertama.

  6. Jika hasil menunjukkan positif, segera periksakan kandungan Anda ke dokter.

Semoga bermanfaat. [mg2]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini