Begini Bahaya yang Bisa Terjadi Ketika Sahur Hanya Berupa Air Putih

Sabtu, 18 Mei 2019 18:13 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Begini Bahaya yang Bisa Terjadi Ketika Sahur Hanya Berupa Air Putih Ilustrasi air putih. Shutterstock/luchschen

Merdeka.com - Atas alasan diet atau waktu yang terbatas, beberapa orang tidak makan sahur dengan tepat dan hanya berupa air putih saja. Namun tindakan ini tidak cukup dan bisa membuat ibadahmu tidak berjalan lancar.

Perilaku sahur dengan air putih ini sebaiknya tidak dilakukan karena tubuh harus menahan haus dan lapar selama kurang lebih 13 jam lamanya. Jika melakukan hal ini, potensi untuk merasa kehausan atau kelaparan pada siang hari menjadi lebih besar.

"Minum air putih saja saat sahur tidaklah cukup. Kecuali, Anda makan cukup banyak asupan tinggi serat di malam hari. Kalau sebelumnya tidak makan apa-apa atau makan hanya sedikit dan Anda hanya minum air putih saat sahur untuk puasa selama hampir 13 jam, sangat tidak disarankan," ujar dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

"Air putih itu tidak mengandung gizi, mikronutrien, mineral, karbohidrat, protein, atau lemak. Jadi, kalau ditanya bisakah air putih saja menjadi modal buat berpuasa, ini tidak disarankan sama sekali. Efeknya, orang yang berpuasa bisa lemas seharian," tegas dr. Sepri.

Lemas saat puasa akibat tidak mengonsumsi menu sahur yang tepat tidak bisa dianggap sepele. Ini karena saat puasa tubuh Anda tidak kemasukan suatu apapun selama hampir 13 jam.

Jika di saat bersamaan tubuh tidak memiliki “modal” untuk dijadikan sebagai energi, salah satu kondisi yang bisa terjadi adalah hipoglikemia. Ini adalah penurunan kadar gula darah ke rentang paling rendah. Hipoglikemia bisa menyebabkan badan lemas, pusing, kliyengan, bahkan kehilangan kesadaran.

Penulis : Krisna Octavianus Dwiputra
Sumber: Klik Dokter [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini