Bahayakan Jantung Hingga Picu Batu Empedu, Ketahui Bahaya dari Diet Ekstrem

Minggu, 21 Maret 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Bahayakan Jantung Hingga Picu Batu Empedu, Ketahui Bahaya dari Diet Ekstrem Ilustrasi diet ekstrem. © sheknows.com

Merdeka.com - Menurunkan berat badan dan memperoleh bobot ideal merupakan idaman bagi banyak orang. Sayangnya banyak jalan pintas dan cara tak lazim untuk dilakukan misal seperti melakukan diet ekstrem.

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan, Dr dr Samuel Oetoro MS SpGK, diet ekstrem memang sudah bisa dipastikan bikin seseorang cepat langsing.

"Tapi buat kesehatan harus hati-hati," kata Samuel dalam Instagram Live bersama Good Doctor dan Persatuan Dokter Spesialis Gizi Klinik (PDGKI) beberapa waktu lalu.

Samuel mendefinisikan diet ekstrem sebagai diet yang dalam dunia medis disebut sebagai very low calorie (sangat rendah kalori).

"Jadi, asupannya kurang dari 800 kilo kalori (kkal) per hari, bahkan ada yang sampai kurang dari 400 kilo kalori per hari," ujarnya.

Samuel, mengingatkan, menyantap makanan kurang dari 800 kkal per hari berisiko untuk mengalami komplikasi terbuka lebar,"Massa otot pasti berkurang. Belum lagi efek-efek samping berbahaya lainnya.".

Menurut Samuel, risiko terbesar yang bakal dihadapi pelaku diet ekstrem adalah terjadinya pembentukan batu empedu. Tidak jarang pula asam urat pelakunya meningkat, dan yang paling fatal fungsi liver ikut terganggu.

"Karena dietnya ekstrem, pelaku kerap merasa kedinginan, mengalami kerontokan rambut, dan yang paling berat adalah, kalau berlangsung lama, tubuh akan mengambil tenaga dari protein tubuh yang membuat massa otot menurun," katanya.

Baca Selanjutnya: Bahaya Diet Ekstrem...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini