Apa Itu Varises Vena? Ketahui Penjelasannya Biar Tak Salah Penanganan
Merdeka.com - Istilah varises vena mungkin kerap terdengar beberapa kali dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit satu ini memang perlu dipahami dengan jelas, agar tak salah melakukan penanganan. Supaya tak lagi bingung atau bertanya-tanya tentang kebenaran penyakit ini, dr. Marolop Pardede, Sp. BTKV(K), MH Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular dari RS EMC Cikarang dan Pekayon memberikan penjelasan yang lebih detail sekaligus cara menangani penyakit varises vena.
Sebelum itu, dr. Marolop menjelaskan keberadaan vena itu sendiri. Menurutnya, vena adalah pembuluh darah yang berfungsi mengembalikan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Vena terdiri dari 3 jenis, yaitu vena superficial (dekat permukaan kulit), vena dalam (letaknya lebih dalam dan berukuranlebih besar) dan vena perforator (vena yang menghubungkan vena dalam dan superficial).
Vena pada kedua tungkai dibantu oleh otot betis yang menekan vena dan mendorong darah kembali ke jantung melawan gaya gravitasi. Vena merupakan pembuluh darah yang memiliki katup. Nah, katup pada vena berfungsi membantu mengalirkan darah ke jantung dengan mencegah aliran darah yang dipompa dari ekskremitas, mengalir ke bawah (mengikuti gaya gravitasi).
Lantas, Apa itu Varises Vena?
©Shutterstock
Setelah mengetahui penjelasan tentang vena, dr. Marolop kemudian menjelaskan jika varises vena merupakan pembuluh darah vena (pembuluh darah balik) yang mengalami pelebaran dan berkelok, sering terlihat sebagai pembuluh darah berwarna biru yang jelas terlihat di kulit.
Penyebab varises salah satunya adalah reflux vena. Katup vena bisa terjadi malfungsi sehingga terjadi aliran retrograde atau aliran darah bisa menjadi stasis. Faktor risiko terjadinya varises vena adalah riwayat keluarga, jenis kelamin perempuan, usia yang bertambah, kehamilan multiple, obesitas dan riwayat DVT (Deep Vein Thrombosis) sebelumnya.
Tingkat Keparahan Penyakit Varises Vena
©Shutterstock
Lebih lanjut, dr. Marolop menjelaskan jika varises vena sering terjadi pada ekskremitas bawah, biasanya di vena superficial. Gejala subjektif yang biasa pasien rasakan adalah nyeri, rasa berat pada ekskremitas, cepat lelah, kram otot, gatal dan kesemutan.
Adapun varises vena menurut dr. Marolop memiliki tingkat keparahan penyakit yang dibagi menjadi 6 tingkat, yaitu:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya