Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Pereda Masalah Konstipasi yang Alami dan Ampuh bagi Bayi

8 Pereda Masalah Konstipasi yang Alami dan Ampuh bagi Bayi Ilustrasi bayi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Konstipasi merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami oleh bayi. Ketika sang buah hati mengalami masalah ini, biasanya orang tua bakal kebingungan untuk mencari jalan keluar.

Pada dasarnya, kondisi konstipasi pada bayi ini sebenarnya mudah diatasi. Hanya saja, pada bayi, masalah ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan sehingga pada akhirnya mereka menjadi rewel.

Pada bayi yang hanya mengonsumsi ASI, buang air besar biasanya tidak dilakukan secara rutin setiap hari. Namun pada bayi yang juga mengonsumsi susu formula, mereka bisa buang air besar setiap hari sekali.

Konstipasi yang dialami oleh bayi bisa terjadi karena beberapa hal yang kadang bahkan tak kamu sadari. Untuk mencegah masalah ini, sebaiknya hindari memberi buah hati pisang, wortel, nasi, dan sereal ketika hal ini terus terjadi. Hal lain yang bisa menyebabkan masalah ini adalah kurangnya air atau susu.

Untuk mengatasi masalah konstipasi pada bayi, wajib dilakukan sejumlah cara alami. Dilansir dari The Health Site, nerikut sejumlah cara alami untuk mengatasi konstipasi yang dialami oleh bayi.

Jus Plum Kering dan Kismis

Jus Plum Kering

Jus plum kering merupakan cara alami untuk mengatasi masalah konstipasi bayi dan melunakkan tinjanya. Kamu bisa menggunakan ramuan ini pada bayi yang berusia di atas enam bulan, namun jika bayi berusia lebih muda, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter anak.

Kismis

Kismis merupakan salah satu obat terbaik untuk mengatasi masalah konstipasi karena merupakan sumber mineral seperti kalsium, zat besi, potassium, dan magnesium. Kismis sebaiknya dikonsumsi pada usia di atas satu tahun, namun pada usia di bawahnya, sebaiknya campur dengan air dan blender hingga halus.

Minyak Kelapa dan Tomat

Minyak Kelapa

Minyak kelapa merupakan pencahar alami yang membantu meringankan sulit buang air besar dan masalah pencernaan. Buah hati bisa mengonsumsi dua ml virgin coconut oil untuk melunakkan tinja. Pada bayi usia di bawah enam bulan kamu bisa mengoleskannya pada pantat.

Tomat

Tomat diketahui memiliki kandungan pencahar di dalamnya. Beri jus tomat pada buah hati setiap hari untuk menjaga kesehatan perut terutama pada anak dengan usia di atas enam bulan.

Pepaya dan Jus Pir

Pepaya

Pepaya merupakan buah yang sudah dikenal sebagai pencahar alami. Buah ini membantu melancarkan pencernaan dan mencegah masalah konstipasi. Buah hati bisa memakan atau meminum pepaya dalam bentuk smoothie terutama ketika sudah berusia di atas enam bulan.

Ju Pir

Jus pir merupakan cara penting untuk mengatasi konstipasi pada anak-anak. Buah ini kaya pektin dan serat sehat yang bisa meningkatkan penyernaan. Kamu bisa mencampurnya dengan air sebagai obat bagi bayi dengan usia di atas empat bulan.

Mandi Air Hangat dan Memijat Perut

Mandi Air Hangat

Isi bak mandi dengan air hangat dan dudukkan bayi di dalamnya selama 15-20 menit. Air hangat mungkin membuat otot pantat bayi menjadi lebih rileks dan meningkatkan pencernaan.

Memijat Perut

Memijat perut bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi konstipasi pada bayi. Pijat perut bayi secara perlahan menggunakan ibu jari dan oleskan minyak kelapa. Cara ini bisa dilakukan mulai pada bayi yang berusia empat minggu.

Sejumlah cara tersebut bisa dilakukan pada sang buah hati ketika mengalami konstipasi. Sebaiknya segera obati buah hati dengan berbagai cara alami tersebut dan jika kondisi tak kunjung membaik, segera konsultasi dengan dokter.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Mulai MPASI, Ini Alasan Sebaiknya Tidak Menambahi Gula dan Garam pada Makanan Bayi
Mulai MPASI, Ini Alasan Sebaiknya Tidak Menambahi Gula dan Garam pada Makanan Bayi

MPASI pada bayi tidak boleh ditambahi gula dan garam hingga usia 1 tahun.

Baca Selengkapnya
Bayi Nangis Tak Henti-Henti? Bisa Jadi Mengalami Kolik
Bayi Nangis Tak Henti-Henti? Bisa Jadi Mengalami Kolik

Kolik adalah kondisi ketika bayi yang sehat menangis dan disertai dengan rewel yang cukup intens dan berkepanjangan tanpa alasan yang jelas.

Baca Selengkapnya
Gejala Bayi Tersedak dan Cara Menanganinya, Wajib Tahu
Gejala Bayi Tersedak dan Cara Menanganinya, Wajib Tahu

Mengenali gejala tersedak pada bayi sangat penting untuk memberikan tindakan cepat dan tepat guna.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
8 Menu Sehat untuk Tumbuh Kembang Otak  dan Kecerdasan Si Kecil
8 Menu Sehat untuk Tumbuh Kembang Otak dan Kecerdasan Si Kecil

Makanan untuk bayi sejak usia 6 bulan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan gizi harian, melainkan juga kunci utama dalam mendukung perkembangan otak.

Baca Selengkapnya
5 Cara Mengatasi  Biang Keringat pada Bayi, Orang Tua Wajib Tahu
5 Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi, Orang Tua Wajib Tahu

Biang keringat pada bayi adalah kondisi di mana kelenjar keringat mengalami penyumbatan atau iritasi.

Baca Selengkapnya
Dampak Kekurangan Zat Besi pada Anak, Bisa Pengaruhi Kecerdasan si Kecil
Dampak Kekurangan Zat Besi pada Anak, Bisa Pengaruhi Kecerdasan si Kecil

Kekurangan zat besi memiliki dampak yang serius pada kesehatan anak. Zat besi adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk tumbuh kembang mereka.

Baca Selengkapnya
Cara Mengatasi Bayi Cegukan dengan Efektif, Kenali Penyebabnya
Cara Mengatasi Bayi Cegukan dengan Efektif, Kenali Penyebabnya

Cegukan pada bayi sebenarnya adalah respons alami dari sistem pernapasan yang sedang berkembang.

Baca Selengkapnya
Tanda Bayi Kekurangan Zat Besi, Kulit Pucat dan Sering Rewel
Tanda Bayi Kekurangan Zat Besi, Kulit Pucat dan Sering Rewel

Kekurangan zat besi pada bayi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan sehingga patut diperhatikan.

Baca Selengkapnya
7 Kondisi pada Bayi yang Sering Buat Orangtua Cemas Padahal Tidak Berbahaya
7 Kondisi pada Bayi yang Sering Buat Orangtua Cemas Padahal Tidak Berbahaya

Sejumlah kondisi kesehatan pada bayi sebenarnya normal terjadi tanpa harus menimbulkan kekhawatiran orangtua.

Baca Selengkapnya