6 Fakta tentang toksin yang harus diketahui

Selasa, 10 September 2013 11:47 Reporter : Kun Sila Ananda
6 Fakta tentang toksin yang harus diketahui Ilustrasi sayuran disuntik. ©Shutterstock.com/Neamov

Merdeka.com - Salah satu tren populer dalam kesehatan saat ini adalah cara detoksifikasi pada tubuh. Detoksifikasi dilakukan untuk menghilangkan toksin atau zat racun dalam tubuh. Banyak orang berpendapat bahwa detoksifikasi tak diperlukan oleh tubuh. Namun penelitian menunjukkan bahwa toksin ada di mana-mana dan bisa memberikan efek yang buruk pada tubuh.

Berikut adalah beberapa fakta mengenai toksin yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti dilansir oleh Daily Health Post (02/09).

1. Toksin ada di mana-mana
Fakta kunci yang harus diketahui adalah bahwa toksin ada di mana-mana. Toksin bisa ditemukan pada makanan yang dimakan (seperti zat aditif, MSG, aspartame), air minum, udara yang kita hirup (karbon monoksida pada asap kendaraan), serta pada produk yang kita gunakan sehari-hari. Hampir tak mungkin untuk menghindari semua bentuk toksin dalam kehidupan sehari-hari, namun kita bisa menangkalnya dengan selalu mengonsumsi makanan sehat dan menjalani gaya hidup sehat.

2. Industri kimia tengah meningkat
Kemungkinan besar zat kimia yang masuk dalam kehidupan kita sebenarnya belum teruji keamanannya. Di seluruh dunia saat ini industri kimia tengah berkembang pesat dengan pemasukan USD 3,7 triliun per tahun. Meski begitu zat kimia yang mereka hasilkan dan efeknya terhadap kesehatan belum teruji dengan pasti. Efek yang diberikan oleh industri kimia ini bisa berdampak pada populasi manusia dalam jangka waktu yang lama.

3. Toksin tersembunyi
Toksin bukanlah hal yang bisa dilihat, dirasakan, atau dibaui. Faktanya, setiap hari, kebanyakan orang menghadapi ratusan zat kimia sintetis yang unik. Ini bisa ditemukan pada produk kebersihan yang dipakai orang setiap hari dan pada makanan serta minuman. Toksin bisa bersembunyi di setiap produk yang kita pakai sehari-hari. untuk menghindari toksin, jangan gunakan produk dengan kandungan zat yang tidak diketahui, serta hindari makanan olahan.

4. Pilih makanan alami
Saat ini makanan organik mungkin masih mahal, namun sesuai dengan hasil kesehatan yang kita dapatkan. Makanan yang alami dan organik lebih berkemungkinan kecil mengandung toksin karena tumbuh dengan cara alami tanpa zat kimia.

5. Toksin berbahaya untuk kesehatan
Meski banyak orang percaya bahwa toksin tak berbahaya karena ada di mana-mana dan bisa mengenai banyak orang, faktanya toksin memberikan dampak yang sangat buruk bai kesehatan. Toksin bisa menyebabkan kanker, depresi, obesitas, asma, lupus, dan lainnya. Menghindari toksin akan membuat kita aman dari penyakit-penyakit berbahaya tersebut.

6. Masih ada harapan untuk berubah
Memang benar bahwa saat ini toksin ada di mana-mana dan tak bisa dihindari. Namun masih ada kesempatan untuk berubah. Kita bisa menghindari toksin dengan mengonsumsi makanan yang organik dan sehat. Perhatikan berbagai macam komposisi makanan kemasan yang tidak diketahui. Selain itu, untuk melakukan detoksifikasi pada tubuh, kita bisa menggunakan sauna atau yoga.

Itulah beberapa fakta tentang toksin atau zat beracun di lingkungan sekitar kita. Toksin adalah zat beracun yang bisa berbahaya bagi tubuh dan kesehatan. Namun ini bisa dihadapi dengan gaya hidup sehat, pemilihan makanan dan minuman, serta produk yang digunakan setiap harinya.

[kun]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kebugaran
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini