5 Pekerjaan yang bisa mengancam kesehatan reproduksi pria

Kamis, 1 Februari 2018 04:11 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
5 Pekerjaan yang bisa mengancam kesehatan reproduksi pria ilustrasi mengendarai motor matic. © Otosia.com

Merdeka.com - Ada banyak faktor yang bisa mengganggu kesehatan sistem reproduksi pria. Seperti mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat atau seringnya memangku laptop.

Sebuah penelitian yang dilansir dari thehealthsite.com juga menemukan bahwa ada beberapa profesi yang mengancam kesehatan reproduksi pria. Apa saja?

1 dari 5 halaman

Supir taksi atau truk

Profesi yang bikin reproduksi menurun. shutterstock

Menurut penelitian yang diterbitkan di American Journal of Industrial Medicine tahun 1996, para supir taksi menunjukkan prevalensi bentuk sperma normal yang kualitasnya lebih rendah. Dan tingkat penurunan ini makin menurun saat seseorang menghabiskan waktu lebih lama saat menjalankan profesi ini.

2 dari 5 halaman

Submarine

Profesi yang bikin reproduksi menurun. shutterstock

Sebuah penelitian di tahun 2004 tentang Human Reproduction juga mengungkapkan bahwa para personel militer, khususnya yang pernah bekerja di kapal selam bertenaga nuklir memiliki risiko tinggi untuk mengalami ketidaksuburan. Salah satu penyebab utamanya adalah rasa panas yang ditimbulkan saat berada di dalam kapal selam.

3 dari 5 halaman

Tukang las

Profesi yang bikin reproduksi menurun. shutterstock

Para tukang las juga berisiko tinggi untuk alami ketidaksuburan. Hal ini disebabkan karena paparan suhu panas yang terjadi selama terus-menerus. Apalagi jika kamu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja di luar ruangan.

4 dari 5 halaman

Pembalap sepeda

Profesi yang bikin reproduksi menurun. shutterstock

Kamu doyan mengendarai sepeda motor atau sepeda angin? Jika ya, pastikan kamu melakukannya tidak lebih dari 5 jam dalam seminggu. Sebabnya, perilaku ini akan menurunkan tingkat konsentrasi sperma. Sehingga kesuburan pun akan terganggu.

5 dari 5 halaman

Pelatih atau atlet olahraga

Profesi yang bikin reproduksi menurun. shutterstock

Para atlet, terutama pelari jarak jauh juga berisiko tinggi untuk menderita ketidaksuburan. Penyebabnya, olahraga ini bisa mengurangi kadar testosteron dan meningkatkan suhu skrotum yang berdampak buruk pada produksi sperma.

Hal yang sama juga berlaku pada mereka yang sering menghabiskan waktu lama di treadmill.

Maka, itulah beberapa contoh pekerjaan yang bisa meningkatkan risiko ketidaksuburan pria. Oleh karena itu, berhati-hatilah. [feb]

Baca juga:
Sering nonton TV dan 4 kebiasaan ini bikin jumlah sperma menurun
Jangan menyimpan smartphone di saku jika tak ingin begini!
Alasan mutlak kenapa pria juga wajib berkunjung ke ginekolog
Rajin bersepeda hingga jarang flossing sebabkan pria menderita ED

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini