4 Penyebab Munculnya Rasa Tak Nyaman yang Terjadi Setelah Makan

Senin, 28 Oktober 2019 00:40 Reporter : Rizky Wahyu Permana
4 Penyebab Munculnya Rasa Tak Nyaman yang Terjadi Setelah Makan Ilustrasi perut kembung. Shutterstock/Alice Day

Merdeka.com - Makanan merupakan sumber energi dan nutrisi yang kita butuhkan sehari-hari. Tubuh kita membuatuhkan suplai kalori dan nutrisi yang berkelanjutan agar bisa berfungsi dengan tepat.

Oleh karena itu, pilihan makan yang tepat merupakan hal yang penting bagi tubuhmu bekerja dengan layak. Pilihan makanan yang seimbang bisa membuat tubuh bekerja secara tepat bahkan membuat kesehatan terjaga.

Makanan yang sehat dan juga bersih merupakan hal yang penting dikonsumsi sehari-hari. Pilihan makanan yang salah bisa berdampak terhadap kesehatanmu baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Namun pada kondisi tertentu, kadang setelah mengonsumsi makanan yang tepat, perutmu masih tetap bisa mengalami masalah. Rasa tidak nyaman yang biasa muncul ini adalah perut kembung atau munculnya rasa nyeri.

Walau kamu sudah mengonsumsi makanan yang tepat, masih terdapat alasan yang menyebabkan terjadinya rasa tak nyaman di perut setelah makan. Dilansir dari Times of India, berikut sejumlah hal yang bisa jadi penyebab munculnya rasa tak nyaman setelah makan.

1 dari 4 halaman

Stres

Tanpa kamu sadari, stres bisa jadi penyebab kamu mengalami rasa tak nyaman setelah makan. Kondisi stres yang kamu alami ini memiliki dampak yang sangat besar pada fungsi pencernaan.

Ketika kamu sedang stres, tubuhmu berada dalam kondisi waspada sehingga detak jantung meningkat dan otot menjadi kaku. Lebih lanjut, hal ini bisa berujung peradangan usus, asam lambung, dan masalah perut.

2 dari 4 halaman

Virus di Perut

Adanya virus di perut merupakan alasan lain mengapa seseorang merasa tak nyaman dan sakit setelah makan. Hal ini biasanya disebut sebagai flu perut.

Penyakit ini menginfeksi organ dalam tubuh dan memicu berbagai gejala seperti mual, muntah, dan diare. Penyakit ini juga bisa menular ketika kamu dekat dengan orang lain yang mengalaminya atau setelah mengonsumsi makanan dan minuman.

3 dari 4 halaman

Kurang Mengunyah Makanan

Menelan makanan tanpa mengunyahnya dengan cukup bisa berujung pada masalah pencernaan. Pasalnya, proses pencernaan yang baik sebenarnya harus sudah mulai dilakukan dari mulut.

Air luar kita mengeluarkan enzim bahkan sebelum kita mulai menggigit makanan. Ketika kita mengunyah makanan, air liur bakal melembutkannya agar dicerna lebih mudah saat berdada di perut. Kurang mengunyah makanan bisa menimbulkan sakit perut dan kembung.

4 dari 4 halaman

Sensitif Terhadap Makanan

Rasa tidak nyaman dan sakit di perut setelah makan juga dapat terjadi karena sensitif terhadap makanan. Sensitivitas terhadap makanan bisa membuatmu merasa kembung dan sering buang angin.

Setiap kali hal ini terjadi, perhatikan dan catat makanan yang kamu konsumsi sebelumnya. Hal ini bisa membuatmu tahu makanan apa yang menimbulkan rasa sensitif pada dirimu.

Sejumlah hal tersebut bisa jadi penyebab munculnya rasa tak nyaman dan sakit usai kamu makan. Perhatikan sejumlah hal ini agar kamu tak mengalami masalah lebih lanjut. [RWP]

Baca juga:
Kenali Risiko Penyakit dari Kondisi Sakit Perut yang Kamu Alami
Benarkah Konsumsi Susu Bisa Efektif Redakan dan Cegah Heartburn?

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini