Allah benci pemimpin yang ambisius

"Jangan melamar (meminta) jabatan, sebab jabatan itu diserahkan kepadamu tanpa permintaanmu,"

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Allah benci pemimpin yang ambisius
ilustrasi pemimpin. ©2012 myselfspace.net

Ambisi yang berlebihan menjadikan seseorang melakukan beragam cara untuk meraih jabatan yang diinginkannya. Tak jarang cara yang dilakukan menjurus ke arah yang dilarang oleh Allah SWT.Abdurrahman bin Samurah R.A. berkata "Rasulullah SAW bersabda: "Ya Abdurrahman bin Samurah, engkau jangan melamar (meminta) jabatan, sebab jabatan itu diserahkan kepadamu tanpa permintaanmu, maka engkau akan dibantu untuk mengembannya," (HR. Bukhari) dikutip dari buku Hadits Shahih Bukhari Muslim karya Muhammad Fu'ad bin Abdul Baqi terbitan Fathan Prima Media, hal-527, Selasa (24/6).Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa telah menyerahkan sebuah jabatan atau amanat kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya," (HR. Bukhari dan Muslim). Bila ditelaah, dua hadits diatas mengingatkan kepada setiap orang agar jangan terlalu ambisi pada jabatan. Hakikatnya jabatan merupakan amanat yang dititipkan oleh Allah SWT kepada umatnya yang terpilih. Sehingga jabatan itu tidak perlu dikejar. Karena bila kita mencari jabatan niscaya Allah SWT tidak akan membantu kita.Menjaga ambisi merupakan etika yang diajarkan oleh Allah SWT kepada umatnya, terlebih kepada umat yang terjun ke dalam dunia politik.

Rekomendasi