• اَمْ يَقُوْلُوْنَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهٖ رَيْبَ الْمَنُوْنِ

    30. Am yaqūlūna syā‘irin natarabbaṣu bihī raibal-manūn(i).

    Bahkan mereka berkata, “Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.”

Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia