لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا تَأْثِيْمًاۙ 25. Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n). Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa, Share Copy Sumber: Kementrian Agama Republik Indonesia