Yorrys Klaim Bamsoet Dapat Dukungan 400 Suara untuk Jadi Ketum Golkar

Minggu, 7 Juli 2019 18:47 Reporter : Sania Mashabi
Yorrys Klaim Bamsoet Dapat Dukungan 400 Suara untuk Jadi Ketum Golkar Yorrys Raweyai. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mendukung Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar sekaligus Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) maju dalam bursa calon Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) 2019. Dia mengklaim saat ini Bamsoet telah mendapat 400 dukungan dari kader partai.

"Mendapat dukungan lebih dari 400 dukungan. Golkar di dalam Munas berbicara suara, tingkat II 514, DPD I 34, DPP I, ormas pendukung 10, Dewan Pembina I. Ini jumlah suara sah di dalam Munas sesuai dengan AD dan ART," kata Yorrys di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (7/7).

Yorrys juga mengklaim Bamsoet sering menerima permintaan dari para kader untuk maju di bursa Ketua Umum. Serta membawa Golkar ke arah yang lebih baik.

"Melihat desakan ini, harapan-harapan mereka apakah beliau mau membiarkan organisasi di bawa kedepan menuju pada 2024 dalam kondisi sekarang," ungkapnya.

Tambahnya, DPD Sulawesi Selatan (Sulsel) juga akan mendeklarasikan dukung Bamsoet maju dalam pencalonan ketua umum. "Sudah ada berita Sulsel sudah mendeklarasikan. Kami juga dapat berita selesai deklarasi di sana mereka akan terbang ke Jakarta," ujarnya.

Yorrys menjelaskan, Ketua Umum tidak boleh menjabat dua kali. Hal itu, kata dia, pernah terjadi saat kepemimpinan Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie (ARB).

"Kalau kepengurusan atau rezim itu dipertahankan dua periode, maka dia akan membawa gerbong itu kepada periode yang berikut. Sementara tantangan-tantang perubahan ke depan ini harus dipikirkan. Sehingga harus ada regenerasi yang mampu membawa golkar sesuai dengan tantangan zaman," ucapnya.

"Kemudian yang kedua, Pak ARB. Dia sudah aklamasi di Bali untuk mempertahankan kepengurusan, tetap ditolak," tandasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini