Wasekjen PAN benarkan pengakuan Lucky Hakim di grup WA soal duit Rp 5 M dari NasDem

Sabtu, 21 Juli 2018 11:05 Reporter : Ahda Bayhaqi
Wasekjen PAN benarkan pengakuan Lucky Hakim di grup WA soal duit Rp 5 M dari NasDem Lucky Hakim ke NasDem. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wasekjen PAN, Erwin Izharuddin membenarkan percakapan pesan singkat WhatsApp Lucky Hakim yang mengakui menerima duit Rp 5 miliar dan bantuan logistik untuk maju menjadi caleg NasDem. Percakapan tersebut sebelumnya beredar di kalangan awak media.

Erwin menuturkan dalam grup tersebut memang khusus Sekjen dan Wasekjen. Lucky adalah salah satunya.

"Saya kan satu grup sama dia di WA karena Lucky juga wasekjen, di wasekjen sekitar 20an ada beberapa artis," kata dia dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7).

Dia melanjutkan bahwa tak mungkin dalam grup kesekjenan tersebut diundang seseorang dari luar DPP PAN. Erwin membantah pernyataan Lucky yang menampik pengakuan diduga dari dirinya.

"Waktu dia mengundurkan diri itu balas WA di media itu benar dari dia. Dia konter balik bisa saja ada yang mengirim, enggak mungkin satu grup menginvite orang enggak jelas handphonenya," kata Erwin.

"Apa yang dikatakan itu jelas dan beberapa bulan lalu dan saya baca setelah dia malah saya komentar karena dia menjelek-jelekan terus makanya saya komentar," imbuhnya.

Erwin mengatakan duit transfer yang diberikan untuk membajak kadernya itu tak pernah masuk ke kantong PAN. Duit tersebut, kata dia, langsung masuk ke yang bersangkutan.

"Kalau ke partai enggak adalah, langsung yang ke bersangkutan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, artis sekaligus politikus Lukcy Hakim mengungkapkan alasan pindah dari PAN ke Partai NasDem. Dia mengaku alasan utamanya pindah ke NasDem karena ada upaya menggesernya dari kursi anggota DPR. Pengakuan tersebut disampaikan Lucky ke grup whatsapp pengurus DPP PAN.

Di percakapan itu, Lucky mengakui menerima uang Rp 5 miliar dan bantuan logistik untuk maju menjadi calon legislatif dari NasDem. Tapi dia membantah alasan utama pindah karena tergiur uang.

Lucky telah menampik kepindahannya karena di bajak oleh Partai NasDem. Alasan utama dirinya cabut dari PAN karena tidak nyaman selalu selalu diancam untuk dipecat dan dipergantian Antar Waktu (PAW) oleh PAN sebagai anggota DPR karena dituduh mencuri suara saat pileg 2014 lalu. Kata dia, juga banyak kader lainnya yang dipecat secara sepihak.

"Jadi enggak benar. Saya tidak dibajak sama NasDem tetapi saya dipecat sama PAN. Di PAW sama PAN tanggal 31 Januari 2018. Pemecatan itu ada di rapat pleno harian DPP PAN tanggal 31 Januari," kata Lucky, saat dihubungi Rabu (4/7). [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini