Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga tolak Ahok: Penista agama dilarang menginjak kampung sini

Warga tolak Ahok: Penista agama dilarang menginjak kampung sini warga jagakarsa tolak kedatangan ahok. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Blusukan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama disambut oleh aksi demo oleh sejumlah orang yang membawa spanduk bertuliskan Jemaah Masjid Tolak Penista Alquran Jadi Pemimpin. Aksi tersebut menghadangnya usai blusukan di Jalan Gardu, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Senin (31/10), aksi penolakan ini tidak nampak saat Basuki atau akrab disapa Ahok mendatangi kawasan tersebut. Namun, usai melakukan blusukan dan menyapa warga, ternyata terdengar orasi dari orang yang mengenakan jaket berwarna hitam.

"Warga Jagakarsa menolak dengan tegas penista agama dilarang menginjak kampung sini. Ini nggak ada hubungannya dengan pilkada. Kami menolak kampung kami diinjakin kaki penista agama," kata salah seorang orator dengan pengeras suara, Senin (31/10).

Menurut mereka, mantan Bupati Belitung Timur itu telah jelas-jelas melakukan penistaan terhadap Alquran. Di mana Ahok sempat menyinggung surat Al Maidah Ayat 51 saat melakukan kunjungan ke Pulau Pramuka beberapa waktu lalu.

"Sudah jelas Ahok menista Alquran, menista Islam, dan ini adalah isu yang paling besar. Ahok harus di tangkap. Kami warga Jagakarsa menyatakan petisi menolak Ahok. Tangkap Ahok, penjarakan Ahok penista agama," tegas mereka.

‎Namun, salah seorang orator yang menggunakan pengeras suara ingin dimintai keterangan dengan tegas dia menolak untuk diwawancara. Mereka menganggap wartawan yang tengah melakukan peliputan kampanye Ahok berpihak ke calon petahana. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP