Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menyoroti peran penting falsafah Siri' Na Pacce dalam memperkuat kesadaran bela negara. Pernyataan ini disampaikan dalam Ramadhan Leadership Camp di Makassar pada Minggu, 22 Februari. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai lokal ini merupakan kekuatan bangsa yang tak ternilai.
Acara tersebut dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Donny Ermawan mengemukakan bahwa penguatan bela negara sangat krusial. Hal ini bertujuan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Donny, internalisasi kearifan lokal seperti Siri' Na Pacce dapat meningkatkan kehormatan dan solidaritas. Ini juga memperkuat tanggung jawab kebangsaan di tengah dinamika saat ini. Falsafah ini menjadi fondasi penting bagi persatuan.
Advertisement
Advertisement
Berdasarkan Hasil Indeks Bela Negara (IBN) Tahun 2025, Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan skor impresif 3,632. Angka ini menempatkannya dalam kategori tinggi pada skala 1–5. Capaian ini menandakan stabilitas wilayah Sulawesi Selatan yang relatif terjaga dengan fondasi nilai bela negara yang telah terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat.
Pada komponen IBN internal, Sulawesi Selatan meraih skor 3,530. Angka ini mencerminkan persepsi positif masyarakat, termasuk ASN, tokoh masyarakat, dan generasi muda terhadap nilai-nilai bela negara.
Sementara itu, komponen IBN eksternal mencatatkan skor yang lebih tinggi, yaitu 3,871. Skor ini melebihi capaian pada komponen internal.
Advertisement
Tingginya skor eksternal menunjukkan lingkungan sosial yang sangat mendukung penguatan bela negara. Tata kelola pemerintahan, pembangunan manusia, serta ruang partisipasi publik di Sulawesi Selatan berkontribusi besar. Semua faktor ini menciptakan ekosistem yang kondusif bagi kesadaran bela negara.
Advertisement
Meskipun capaian IBN Sulawesi Selatan tinggi, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menilai masih terdapat ruang untuk peningkatan, khususnya pada generasi muda. Ia mendorong internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Sulawesi Selatan, seperti Siri' Na Pacce.
Falsafah Siri' Na Pacce, yang secara harfiah berarti rasa malu dan pedih, merupakan prinsip hidup masyarakat Bugis dan Makassar yang menekankan kehormatan dan solidaritas kemanusiaan. Nilai 'siri' bermakna harga diri, martabat, dan rasa malu yang mulia, sementara 'pacce' adalah empati mendalam terhadap penderitaan sesama. Donny mendorong agar nilai ini terus ditanamkan sebagai bagian dari penguatan kehormatan, solidaritas, dan tanggung jawab kebangsaan yang lebih mendalam.
“Dengan melihat indeks yang ada, ASN bisa fokus pada bagian mana yang perlu ditingkatkan. Nilai-nilai lokal seperti Siri' Na Pacce memiliki kekuatan besar untuk memperkuat kesadaran bela negara,” ujar Donny di hadapan ratusan ASN Lingkup Pemprov Sulsel.
Advertisement
Advertisement
Aparatur Sipil Negara (ASN) memegang peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Mereka bukan hanya sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai perekat persatuan bangsa. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan bagi ASN dinilai sangat krusial.
Penguatan ini bertujuan agar profesionalisme dan netralitas ASN tetap terjaga. Hal ini sangat vital di tengah berbagai dinamika politik yang terjadi. Integritas ASN adalah kunci stabilitas pemerintahan.
Donny Ermawan menegaskan bahwa persatuan adalah modal utama kekuatan bangsa. “Dulu kita bisa mengusir penjajah karena bersatu. Jangan sampai sekarang kontestasi politik justru memecah belah kita,” tegasnya.
Advertisement
Bela Negara didefinisikan sebagai tekad, sikap, dan tindakan warga negara. Ini untuk menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa yang dilandasi kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Sumber: AntaraNews