Wacana penambahan anggota, Gerindra bantah kinerja DPR tak maksimal
Merdeka.com - Partai Golkar mengusulkan adanya penambahan jumlah anggota DPR dalam RUU Pemilu. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan, wacana penambahan jumlah anggota dewan saat ini masih dikaji sepuluh fraksi yang ada di parlemen.
"Hari-hari ini semua fraksi sedang mempertimbangkan. Jadi lagi dicari solusi," kata Riza di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).
Riza mengungkapkan selain dibahas bersama pansus pemilu, wacana ini juga telah didiskusikan dengan pegiat dan pemerhati pemilu. Hasilnya, sejumlah lembaga mengusulkan tambahan 10 anggota, dari sebelumnya 560 menjadi 570.
Namun, Riza membantah kinerja legislasi 560 anggota dewan yang ada sekarang tidak maksimal. Sebab, proses pembuatan regulasi tidak hanya melibatkan DPR tetapi juga pemerintah.
"Proses legislasi tidak bisa selalu disalahkan ke dewan karena itu menjadi kewenangan pemerintah dan dewan," jelasnya.
Sebelumnya, Partai Golkar mengusulkan penambahan jumlah kursi anggota DPR yang saat ini berjumlah 560 orang dalam revisi UU Pemilu. Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum dari Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian penambahan ini bertujuan menata kembali daerah-daerah pemilihan.
Selain itu, penambahan kursi ini diusulkan untuk menjaga profesionalitas anggota dewan dengan memperhatikan cakupan wilayah.
"Bagaimana kita menata kembali masalah dapil. Menatap kembali daerah pemilihan atau bagaimana agar proses penentuan dapil itu betul betul adil, kemudian profesionalitasnya dijaga, kemudian yang ketiga memperhitungkan cakupan wilayah," kata Hetifah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1).
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya