Viral! Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Sesumbar 'Rampok Uang Negara', BK Panggil Klarifikasi
Video viral menampilkan Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu mengaku akan 'merampok uang negara' bersama teman wanita. Badan Kehormatan segera panggil klarifikasi.
Seorang Anggota DPRD Provinsi Gorontalo mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang berisi pernyataan kontroversialnya tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, legislator bernama Wahyudin Moridu itu secara terang-terangan menyebut niatnya untuk 'merampok uang negara'. Ucapan ini sontak memicu beragam reaksi negatif dari masyarakat.
Wahyudin Moridu, yang merupakan anggota legislatif dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), terekam dalam video berdurasi 1 menit 5 detik. Rekaman itu memperlihatkan dirinya sedang berbicara dengan seorang wanita di dalam mobil, yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Video tersebut menunjukkan Wahyudin Moridu bersama teman wanitanya sedang dalam perjalanan melintasi Bandara Djalaluddin Gorontalo. Pernyataan kontroversialnya mengenai penggunaan uang negara untuk kepentingan pribadi telah menimbulkan kegaduhan dan mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo untuk segera bertindak.
Kronologi Video Kontroversial Anggota DPRD Gorontalo
Dalam video yang beredar luas, teman wanita Wahyudin Moridu terlihat bertanya mengenai tujuan perjalanan mereka. Wahyudin kemudian menjawab bahwa mereka akan menuju ke Makassar dengan menggunakan uang negara. Pernyataan ini menjadi awal dari serangkaian ucapan yang memicu kemarahan publik.
Dengan nada yang tegas, Wahyudin Moridu menyatakan bahwa mereka berdua akan 'merampok uang negara' dan 'menghabiskan uang negara agar negara miskin'. Pernyataan ini diucapkan sambil tertawa, menambah kesan tidak pantas di mata masyarakat. Dia juga menyebut sedang bersama 'selingkuhannya' dalam perjalanan tersebut.
Di akhir video, Wahyudin Moridu bahkan menyebutkan nama lengkapnya, Wahyudin Moridu, dan statusnya sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Ia juga mengklaim bahwa dirinya masih aktif menjabat hingga tahun 2031. Pengakuan ini semakin memperkuat identitasnya dalam video yang viral.
Reaksi Publik dan Langkah Badan Kehormatan DPRD
Video kontroversial yang menampilkan Anggota DPRD Gorontalo tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Akibatnya, banyak komentar negatif dan kecaman dari masyarakat yang merasa geram dengan pernyataan Wahyudin Moridu.
Menanggapi viralnya video tersebut, Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil Wahyudin Moridu. Umar Karim telah menonton sendiri video tersebut dan langsung berkoordinasi dengan anggota BK lainnya untuk menindaklanjuti kasus ini. Ia menegaskan, "Kami dari BK DPRD Provinsi Gorontalo akan memanggil yang bersangkutan pada Senin (22/09), dan melakukan penyelidikan terkait video yang telah memicu perhatian publik tersebut."
Umar Karim juga menjelaskan mekanisme penyelesaian pelanggaran etik di DPRD. Meskipun biasanya diawali dengan pengaduan resmi, BK memiliki kewenangan untuk mengevaluasi dan memantau ketaatan anggota terhadap disiplin tanpa harus menunggu laporan. "Dalam tata tertib DPRD, kami diberi ruang untuk bertindak proaktif. Kami akan memanfaatkan ketentuan tersebut agar masalah ini bisa cepat diselesaikan," imbuhnya.
DPRD Provinsi Gorontalo dijadwalkan akan menggelar konferensi pers pada malam ini untuk menyampaikan klarifikasi resmi dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil terkait kasus viralnya Anggota DPRD Gorontalo ini. Publik menantikan transparansi dan ketegasan dari lembaga legislatif tersebut.
Sumber: AntaraNews