Usung Gibran atau Tidak di Pilkada Solo, PDIP akan Putuskan Sebelum Januari

Jumat, 8 November 2019 18:40 Reporter : Merdeka
Usung Gibran atau Tidak di Pilkada Solo, PDIP akan Putuskan Sebelum Januari Gibran Rakabuming Usai Bertemu Megawati. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya terus melakukan pemetaan politik demi mengusung orang-orang terbaik untuk maju di Pilkada 2020, termasuk untuk Solo.

Politisi asal Yogyakarta ini mengungkapkan, sebelum Rapat Kerja Nasional yang diadakan partainya, pemetaan politik tersebut akan rampung semua.

"Sebelum Rapat Kerja Nasional yang akan dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun PDI Perjuangan tanggal 10 Januari 2020, kami sudah memfinalkan terhadap seluruh pemetaan politik strategis, termasuk Kota Solo," kata Hasto di Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/11/2019).

Dia menuturkan, saat ini, khususnya untuk Pilkada Solo, pihak DPP terus melakukan pemetaan politik. Sekaligus melihat dan memantau survei.

"Saat ini kami melakukan pemetaan politik. Di mana dari mereka yang telah mendaftarkan proses dari bawah, DPP kemudian juga melakukan pemetaan politik atas dasar survei yang kami lakukan. Dari situlah, kombinasi antara proses penjaringan internal dengan proses pemetaan PDIP akan diambil setelah keputusan siapa Wali Kota yang terbaik yang akan diusung PDI Perjuangan," tutur Hasto.

Dia tak menampik, hadirnya putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mengubah konstelasi politik di Solo.

"Dengan munculnya nama Mas Gibran, tentu saja ini mengubah konstelasi politik yang ada di kota Solo. Dan ini bagian dari pemetaan politik PDI Perjuangan," ungkap Hasto.

Dia menyebut, Solo menjadi kota strategis karena seorang sosok Jokowi, yang muncul dari bawah.

"Dari kota Solo inilah, sejarah mencatat kepemimpinan Presiden Jokowi muncul dari bawah. Dari Wali Kota menjadi Gubernur hingga menjadi Presiden. Artinya jalan demokrasi dari bawah, demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, itu diperoleh dari kota Solo ini. Ini kemudian bagi PDI Perjuangan menjadi sebuah model di dalam meningkatkan demokrasi dan proses kaderisasi kepemimpinan. Dari daerah ke nasional," tukasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini