Unggul quick count Pilgub Bali, Koster-Ace kawal perhitungan suara
Merdeka.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Cok) unggul dari pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) berdasarkan sejumlah hasil hitung cepat.
Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan suara masuk 98 persen menempatkan Koster-Cok sebagai pemenang dengan 58,25 persen kemudian Mantra-Kerta mendapatkan 41,75 persen.
Wayan Koster bersama Tjokorda Oka Artha Ardha Sukawati, memberikan pernyataan resminya di Kantor DPD PDIP Bali. Koster menyampaikan angka tersebut sebenarnya jauh dari harapan karena menargetkan menang 60-70 persen.
"Namun demikian, apapun hasilnya yang bisa kita capai melalui hitungan cepat ini kami mensyukuri. Karena ini, sebagai kerja tim pemenangan bersama seluruh kader partai dan partai pengusung yang bergabung bersama kami, untuk bekerja memenangkan kami sebagai pasangan calon dan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali," ucapnya. Rabu (27/6) sore.
Selain itu, Koster juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Muhammad Prananda Prabowo, serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang selama ini selalu memberikan arahan dan bimbingan dan ikut memonitor perkembangan pelaksanaan Pilgub Bali.
"Secara khusus, kami juga menyampaikan rasa terima kasih setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat Bali, yang telah meluangkan waktunya hadir dan datang ke tempat pemungutan suara di TPS-nya masing-masing. Tingkat kehadiran menurut kami cukup tinggi. Dari hasil hitung cepatnya adalah 70 persen lebih yang hadir. Ini suatu tingkat partisipasi dari masyarakat Bali dalam Pilgub ini," jelasnya.
Untuk selanjutnya, Koster masih ingin berkonsentrasi tentang berjalannya hitungan cepat. Karena, menurutnya masih ada hitungan real dengan sistem yang pihaknya lakukan. Koster juga berharap, nantinya untuk hitungan real-nya bisa naik dari 58 persen menjadi 60 persen.
"Kami berharap dari hitungan real ini, bisa naik dari 58 persen, karena marginnya 2,4 persen jadi memungkinkan bisa menembus ke angka 60 persen. Kami berharap realnya bisa mencapai angka manis 60 persen itu harapan kami," ungkapnya.
Selain itu, Koster juga menyampaikan bahwa ingin menuntaskan dulu proses perhitungan suara di KPU Bali, mulai mengawal suara di KPU Kabupaten dan Kota, sampai kepada tingkat Kecamatan.
"Kami berharap agar perhitungan ini, bisa dilakukan secara cermat dengan benar dan tidak boleh ada manipulasi dan kecurangan yang dilakukan oleh siapapun juga. Untuk itu, kami akan mengerahkan saksi di tingkat Kecamatan maupun juga di tingkat Kabupaten supaya suara ini betul-betul bisa dikawal dengan sebaik-baiknya oleh para saksi yang kami siapkan," jelasnya.
"Tentunya, kami berharap semua pihak juga mengawal proses perhitungan suara di Kecamatan dan Kabupaten termasuk Bawaslu, aparat penyelenggara lainnya, yang diberikan tugas dan wewenang untuk ikut di dalam penyelenggaraan Pilkada ini, agar ikut melakukan pengawasan dan suara dari pasangan calon nomor urut 1 maupun nomor urut 2. Supaya tidak berubah-ubah," ujarnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya