Tuntut Setnov mundur, BEM UI geruduk ruang MKD

Jumat, 11 Desember 2015 17:58 Reporter : Rizky Andwika
Tuntut Setnov mundur, BEM UI geruduk ruang MKD Sudirman Said bersaksi di sidang MKD. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia mendatangi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Mereka disambut oleh Ketua MKD Surahman Hidayat dan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang.

Kedatangan BEM UI yang juga didampingi oleh BEM Universitas Atmajaya menuntut Setya Novanto mundur dari kursi Ketua DPR karena terjerat skandal pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal permintaan saham PT Freeport Indonesia.

"Meminta Setya Novanto untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR dan sekaligus mundur sebagai anggota DPR karena telah melakukan penyimpangan," ujar Ketua BEM UI, Andi Aulia Rahman saat audiensi dengan MKD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/12).

Tak hanya itu, BEM UI juga mendesak agar pemerintah melaporkan kasus 'Papa Minta Saham' ke pihak Kepolisian.

"Karena kasus ini bukan hanya pelanggaran etika, tetapi masuk ranah hukum," tuturnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Surahman berjanji akan mengusut tuntas dugaan pelanggaran etika. Namun, untuk permintaan mundur, Politikus PKS itu menyarankan agar BEM UI menyampaikan langsung ke Setya Novanto.

"Mudah-mudahan beliau makin hari merenung mana yang lebih ringan dan bijak dan mengurangi tensi," tandasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini