Trivia: Pentingnya Kualitas Bahan Baku Makan Bergizi Gratis, Sekjen PKB Imbau SPPG Perhatikan Standar Keamanan Pangan
Sekjen PKB Hasanuddin Wahid menekankan pentingnya Kualitas Bahan Baku Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar, menyusul insiden keracunan. Bagaimana menjaga standar keamanannya?
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid, baru-baru ini menyuarakan imbauan penting. Ia meminta setiap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar serius memperhatikan kualitas bahan baku. Hal ini demi memastikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada pelajar memenuhi standar kesehatan.
Imbauan tersebut disampaikan Hasanuddin saat berada di Kota Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu. Penekanannya adalah untuk mencegah terulangnya kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa daerah. Kualitas bahan baku yang baik sangat krusial untuk menjamin makanan layak konsumsi dan aman bagi anak-anak.
Menurutnya, keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama bagi pihak yang mengoperasikan dapur. Makanan yang disajikan harus berkualitas tinggi, higienis, dan tentu saja, layak untuk dikonsumsi. Ini adalah langkah fundamental dalam menjaga kesehatan para penerima manfaat program.
Pentingnya Kualitas dan Higienitas Bahan Baku
Hasanuddin Wahid menegaskan bahwa kualitas bahan baku adalah faktor penentu utama kelayakan makanan. Bahan baku yang tidak berkualitas dapat membahayakan kesehatan penerima program MBG. Oleh karena itu, standar kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama bagi SPPG.
Ia secara spesifik menyatakan, "Pertama kualitas, mestinya teman-teman yang mengoperasionalkan dapur harus bersatu dan terpenting adalah keselamatan anak-anak." Pernyataan ini menggarisbawahi tanggung jawab besar para pengelola dapur. Mereka harus memastikan setiap hidangan yang disajikan aman dan bergizi.
Lebih lanjut, Hasanuddin menekankan pentingnya menghadirkan makanan yang berkualitas tinggi. Makanan tersebut juga harus higienis dan secara mutlak layak untuk dikonsumsi oleh para pelajar. Ini adalah upaya preventif untuk menghindari insiden keracunan makanan di masa mendatang.
Optimalisasi Waktu Produksi dan Distribusi
Selain kualitas bahan baku, Hasanuddin juga menyarankan SPPG untuk memperhatikan kesesuaian waktu produksi. Proses memasak menu MBG harus diselaraskan dengan jadwal pendistribusian ke sekolah-sekolah. Hal ini penting agar makanan tetap segar saat dikonsumsi.
Ia merekomendasikan agar proses produksi tidak terlalu jauh dari jadwal pengiriman. Tujuannya adalah memastikan paket makanan tetap dalam kondisi baik ketika dibagikan kepada pelajar. Makanan yang terlalu lama disimpan berisiko mengalami penurunan kualitas.
Sebagai contoh, Hasanuddin menjelaskan, "Kalau dibagikan jam 8 pagi, masaknya jam 3 sampai jam 4 pagi masih bagus." Ia menambahkan bahwa idealnya, makanan selesai dimasak sekitar satu jam sebelum waktu konsumsi. Kemudian, makanan tersebut segera dikirimkan ke lokasi distribusi.
Peran Pemerintah Daerah dalam Pengawasan Program
Hasanuddin mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam merespons insiden keracunan yang terjadi. Pemerintah telah melakukan upaya audit, evaluasi, serta pendampingan terhadap pihak SPPG. Ini menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kualitas program MBG.
Ia juga menyoroti peran penting Badan Gizi Nasional (BGN) yang perlu lebih masif. BGN didorong untuk melibatkan pemerintah daerah dalam proses pengawasan di setiap SPPG. Keterlibatan ini akan memperkuat sistem kontrol kualitas secara menyeluruh.
Menurut Hasanuddin, kesuksesan program MBG sangat bergantung pada keterlibatan banyak pihak. Ini termasuk pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Sebagai bukti peran pemda, Hasanuddin menyebutkan, "Saya dengar setiap dapur harus ada Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menerbitkan daerah itu salah satu bentuk peran pemda." Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki wewenang dan tanggung jawab langsung dalam pengawasan sanitasi pangan.
Sumber: AntaraNews