TNI dan Pemkab Kediri Kolaborasi Kuatkan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Desa

Kodim 0809/Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri bersinergi dalam edukasi Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi warga Desa Gadungan. Kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk menjaga persatuan bangsa dan menumbuhkan kesadaran nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI dan Pemkab Kediri Kolaborasi Kuatkan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Desa
Kodim 0809/Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri bersinergi dalam edukasi Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi warga Desa Gadungan. Kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk menjaga persatuan bangsa dan menumbuhkan kesadaran nasional. (AntaraNews)

TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memberikan edukasi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan kepada warga di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, kabupaten setempat. Edukasi ini berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, sebagai bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program TMMD Tahun Anggaran 2026 yang berfokus pada pembangunan fisik dan nonfisik. Fokus utama adalah menanamkan kesadaran bersama tentang jati diri bangsa yang tercermin dalam nilai-nilai Pancasila. Hal ini diharapkan mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (IWKKB) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Nugroho Hery Prastowo, menekankan pentingnya kegiatan ini. Wawasan kebangsaan menjadi fondasi vital dalam menjaga stabilitas nasional. Edukasi ini menyasar masyarakat luas di wilayah Kediri untuk memperkuat karakter bangsa.

Nugroho Hery Prastowo menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan adalah kesadaran kolektif. Kesadaran ini mencakup jati diri bangsa yang tercermin dalam sikap saling menghormati. Selain itu, menjunjung persatuan dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila juga sangat penting. Ini merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa.

Cinta Tanah Air tidak hanya dimaknai melalui upaya pertahanan fisik semata. Namun, juga melalui peran aktif warga negara dalam kehidupan sosial sehari-hari. Menjaga kerukunan adalah salah satu bentuk nyata pengamalan nilai kebangsaan yang harus terus dipupuk.

Taat hukum serta berkontribusi dalam pembangunan desa juga merupakan wujud nyata. Ini menunjukkan pengamalan nilai kebangsaan yang kuat di tengah masyarakat. Partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama.

Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam Komando Rayon Militer (Bati Tuud Koramil) 0809/21 Puncu, Peltu Iswoyo, menegaskan fokus TMMD. Penguatan wawasan kebangsaan menjadi salah satu sasaran utama kegiatan nonfisik TMMD 2026. Program ini digelar di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.

Edukasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran kebangsaan masyarakat. Tujuannya agar rasa cinta Tanah Air semakin tumbuh dan mengakar kuat. Melalui TMMD, diharapkan masyarakat memiliki rasa tanggung jawab bersama.

Tanggung jawab ini meliputi menjaga persatuan serta hasil pembangunan di wilayahnya. Pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan yang kuat menjadi modal sosial penting. Ini untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada di era modern.

Tantangan tersebut termasuk masuknya paham-paham yang berpotensi menggerus persatuan bangsa. Sosialisasi ini diharapkan membuat nilai-nilai kebangsaan semakin mengakar di masyarakat desa. Tujuannya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang rukun dan berkarakter, berlandaskan semangat kebangsaan.

  • Dalam pelaksanaan TMMD ke-127 tahun 2026, terdapat dua jenis kegiatan utama yang dilaksanakan secara paralel.
  • Kegiatan fisik: Meliputi perbaikan infrastruktur desa, seperti jalan, jembatan, atau fasilitas umum lainnya.
  • Kegiatan nonfisik: Berupa penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, termasuk program penguatan wawasan kebangsaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi