Tim Prabowo Ingin 2 Moderator di Debat, Kubu Jokowi Usul Bukan Presenter TV
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memutuskan nama moderator pada lima debat pasangan capres-cawapres yang akan dimulai Januari hingga April 2019. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso berharap, KPU memilih moderator yang punya segudang pengalaman di dunia televisi.
"Moderator tadi akan dipimpin, ditunjuk dua personel dari orang hebat dari stasiun TV yang memang selama ini mempunyai jam terbang cukup banyak dan kita mempercayakan kepada mereka," kata Priyo di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/12).
Pihaknya juga mengusulkan debat diisi oleh dua moderator. Priyo enggan menyampaikan siapa moderator yang diusulkan timsesnya.
"Yang kami ajukan nama yang punya reputasi itu sebagian besar mirip dengan yang diusulkan oleh media TV, dari pihak sebelah yang awalnya gak setuju dua, mengusulkan hanya satu moderator," ucapnya.
Terpisah, Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy berharap, KPU memutuskan moderator yang netral dan tidak terafiliasi oleh masing-masing paslon Pilpres.
"Harus orang yang netral, tidak terafiliasi dengan TV manapun, dan jauh dari kesan untuk melakukan framing terhadap pemberitaan berkenaan dengan debat pertama sampai dengan kelima," ucapnya di KPU.
Sementara, Ketua KPU Arief Budiman menerangkan, pihaknya masih mengkaji nama-nama yang diusulkan oleh kedua tim paslon. Dia berharap, rapat selanjutnya pada Jumat tanggal 28 Januari mendatang moderator dan panelis sudah final.
"Cuma karena banyak usulan yang berbeda-beda, maka sampai dengan terakhir kita rapat tadi belum bisa diambil keputusan soal moderator," kata Arief.
Sebelumnya, KPU menawarkan moderator debat yang berasal dari praktisi media yakni Najwa Shihab, Ira kusno, Bayu Sutiyono, Alvito Deanova, Tomi Cokro dan Prabu Revolusi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya