Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim Khofifah minta video klip Via Vallen tak dipakai kampanye Gus Ipul

Tim Khofifah minta video klip Via Vallen tak dipakai kampanye Gus Ipul syuting video klip via vallen di kompleks Pendopo Delta Nugraha Kabupaten Sidoarjo. ©2018 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tegur tim Via Vallen yang melakukan syuting video klip di kompleks Pendopo Delta Nugraha Kabupaten Sidoarjo. Video klip pedangdut Koplo itu nantinya, untuk kampanye Pilgub Jawa Timur 2018.

Teguran Panwaslu Kabupaten Sidoarjo ini pun diapresiasi Koordinator Tim Hukum Pemenangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Hadi Mulyo Utomo sebagai tindakan cepat, tegas, dan terukur untuk menegakkan aturan agar tidak terjadi preseden buruk di kemudian hari.

"Kami mengapresiasi langkah Panwaslu yang langsung menegur pihak terkait. Ini menunjukan sikap Panwaslu yang profesional, tegas dan terukur. Kami berharap hasil syuting video klip itu tidak dipublikasikan karena masuk delik pidana," tegas Hadi di Surabaya, Kamis (25/1).

Selain itu, menurut Hadi, keputusan Panwaslu yang meminta syuting video klip Via Vallen tidak dilanjutkan, juga sudah tepat. Karena masuk ranah etik. Tapi jika hasil syuting video klip itu dipublikasikan saat masa kampanye, maka hal itu sudah masuk ranah pidana.

"Kami pasti akan menyikapinya secara tegas, sebab melanggar ketentuan Pasal 68 huruf H juncto Pasal 74 ayat 1 Peraturan KPU No 4 Tahun 2017 tentang Pedoman Kampanye," jelasnya.

Alumnus pasca-sarjana Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) ini juga mengingatkan kepada seluruh kepala daerah, tak terkecuali di Sidoarjo, agar memberikan teladan dengan bersikap netral.

"Seperti di antaranya dengan tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan pemerintahan sebagai pejabat publik untuk kepentingan kampanye," katanya lagi.

Selebihnya, Hadi berharap, imbauan dan peringatan ini, ke depannya bisa menciptakan proses demokrasi yang terhormat dan fair, tanpa nuansa kecurangan.

"Standar aturan ini tidak hanya diimbau untuk dipatuhi lawan, tetapi kami juga wajibkan untuk tim internal kami," tandas Hadi.

Seperti diketahui, kegiatan syuting video klip Via Vallen disorot publik. Sebab, syuting video klip untuk kampanye pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jawa Timur itu berada di area Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Alhasil, Panwaslu setempat pun berkirim surat ke Pemkab Sidoarjo, sekaligus meminta aktivitas syuting untuk tidak dilanjutkan. Selain itu, Panwaslu mengingatkan agar tidak memutar video hasil syuting tersebut saat KPU Jawa Timur sudah menetapkan Paslon Pilgub Jawa Timur 2018.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP