Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP 25,3 %, Gerindra 11,1 %, Golkar 10,3 %

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP 25,3 %, Gerindra 11,1 %, Golkar 10,3 % Survei Y-Publica. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Survei yang dilakukan lembaga Y-PUBLICA menunjukkan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih mengungguli partai peserta pemilu yang lain di Pemilu 2019 mendatang. PDIP bertengger di posisi pertama dengan persentase 25,3 persen.

Survei nasional ini memiliki 1200 responden diambil secara multistage random sampling, mewakili 120 desa dari 34 Provinsi. Margin of error survei 2,98 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilaksanakan pada 2-12 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka.

"PDIP 25,3 persen, kemudian Gerindra 11,1 persen, Golkar 10,3 persen kalau digabung hampir separuh suara yang ada," ujar Direktur Eksekutif Y-PUBLICA, Rudi Hartono di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (25/5).

Posisi keempat ditempati oleh Partai Demokrat dengan elektabilitas 5,7 persen, disusul PKB 5,1 persen. Lalu diikuti NasDem dengan elektabilitas 3,4 persen, PKS 3,2 persen, Perindo 3,1 persen, PPP 3,0 persen dan Hanura 1,9 persen. Dari partai menengah Hanya Demokrat dan PKB yang sudah aman masuk parlemen dengan ambang batas 4 persen.

Klasemen terbawah dihuni oleh PSI dengan elektabilitas 1,3 persen, PBB 1 persen, PKPI 0,9 persen, Partai Berkarya 0,5 persen, Partai Garuda 0,4 persen. Sementara warga yang belum menentukan masih ada di angka 18,1 persen.

Sedangkan, di antara empat partai baru yang ikut Pemilu, dua tertinggi pilihan responden adalah Perindo dan PSI. Responden dalam kuisioner ini diberikan pertanyaan dari empat partai baru, mana yang paling disukai.

"Elektabilitas Perindo 30,7 persen, PSI 29,1 persen, sementara Berkarya 13,1 persen dan Garuda 9,8 persen. Tidak menjawab 17,3 persen," kata Rudi.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP