Survei Median: Semakin panas Jokowi vs Prabowo, elektabilitas PDIP-Gerindra melesat

Senin, 23 Juli 2018 19:10 Reporter : Merdeka
Survei Median: Semakin panas Jokowi vs Prabowo, elektabilitas PDIP-Gerindra melesat jokowi prabowo. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia ( PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masih menjadi dua partai dengan elektabilitas tertinggi. PDIP di posisi puncak dengan elektabilitas 26,0 persen. Disusul Partai Gerindra sebesar 16,5 persen. Ini berdasarkan hasil survei nasional yang dirilis oleh Median hari ini, Senin (23/7).

Direktur Riset Median, Sudarto mengatakan, tingginya elektabilitas kedua partai itu diperkirakan karena adanya figur Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang terafiliasi ke masing-masing partai. Sehingga, menyumbang kenaikan elektabilitas kedua partai.

"Semakin ramai pemberitaan dua orang ini, semakin panas persaingan dua orang ini maka menimbulkan efek kenaikan elektabilitas bagi Jokowi di PDIP dan Prabowo di Gerindra," ujar Sudarto di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/7).

Sudarto mengatakan, jika di pilpres 2019 Jokowi dan Prabowo kembali berkontestasi, maka elektabilitas PDIP dan Gerindra diprediksi semakin naik. Partai-partai lain belum mendapatkan efek dari kedua tokoh tersebut. Ini diperkuat dari parpol lainnya yang hanya dipilih responden kurang dari 10 persen.

"Sedangkan partai lain cenderung stagnan malah turun," kata Sudarto.

Lima parpol yang berpotensi lolos ke DPR

Berdasarkan survei ini, diprediksi hanya 5 parpol yang dapat melenggang masuk ke Senayan. Selain PDIP dan Gerindra, ada Golkar sebesar 8,8 persen, PKB 8,7 persen, dan Demokrat 8,6 persen. Adanya syarat ambang batas parlemen (parliamentary threshold) untuk masuk ke parlemen sebesar 4 persen bagi parpol menjadi alasannya. Sedangkan partai lainnya dipilih responden di bawah 4 persen.

Namun Sudarto menegaskan, prediksi itu bersifat tidak rigid. Karena masih ada 14,4 persen responden yang belum menentukan pilihannya. Bisa saja kalau 14,4 persen dibagi ke semuanya, partai-partai yang tidak sampai 4 persen menjadi 4 persen, pungkasnya.

Untuk diketahui, survei dilakukan melalui teknik multistage random sampling dan proporsional, atas populasi provinsi dan gender selama 6-15 Juli 2018. Survei dilakukan ke 1.200 responden yang memiliki hak pilih dengan margin of error sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Reporter: Yunizafira Putri

Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini