Survei: Lawan Ahok atau Anies di putaran dua, Agus tetap menang
Merdeka.com - Hajatan politik lima tahunan DKI Jakarta tinggal menghitung hari. Banyak lembaga survei mulai memprediksi siapa yang akan jadi pemimpin Ibu Kota medio 2017-2022.
Manilka research & consulting merilis hasil survei terbarunya. Soal elektabilitas Agus-Sylvi juara dengan 38,61 persen. Anies-Sandi membuntuti dengan 25,25 persen, Ahok-Djarot di urutan ketiga dengan 21,70 persen.
Lalu bagaimana jika Pilgub DKI berlangsung dua putaran?
Managing director Manilka, Dani Akhyar menyatakan, Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung dalam dua putaran. Pasangan Agus-Sylvi diprediksi tetap merajai pilgub DKI walaupun berjalan dalam dua putaran.
"Dengan demikian, pertarungan (pilgub DKI Jakarta) akan berlanjut ke putaran kedua," kata dia saat berada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/2).
Dani menjelaskan, jika pilkada DKI Jakarta berlangsung dua putaran dan pasangan yang maju adalah Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot, survei menyebutkan bahwa Agus-Sylvi mampu meraup elektabilitas sebanyak 48,18 persen. Sedangkan Ahok-Djarot 32,67 persen. Sementara sisanya 19,15 persen belum menentukan pilihan.
Masih menurut Dani, jika pilkada DKI berlangsung dua putaran dan pasangan yang maju adalah Agus-Sylvi dan Anies-Sandi, survei juga menyebutkan Agus-Sylvi tetap menjadi pemenang dengan elektabilitas 45,87 persen. Sedangkan Anies-Sandi hanya 36,80 persen. Sementara sisanya sebesar 17,33 persen belum menentukan pilihan.
Lebih lanjut, ia menuturkan, jika pilkada DKI berlangsung dalam dua putaran dimana pasangan yang yang maju adalah Ahok-Djarot dan Anies-Sandi, hasil survei menyatakan Ahok-Djarot unggul dengan 37,29 persen. Sedangkan Anies-Sandi 35,15 persen. Sementara sisanya sebesar 27,56 persen belum menentukan pilihan.
"Jika pilkada DKI Jakarta kali ini berlangsung dua putaran, Agus-Sylvi memiliki peluang lebih besar jika berhadapan dengan pasangan Basuki-Djarot, (yaitu) 48,18 persen melawan 32,67 persen. Sedangkan jika berhadapan dengan Anies-Sandi, Agus-Sylvi diprediksi meraih 45,87 persen suara warga Jakarta, sedangkan Anies-Sandi 36,80 persen," pungkasnya.
Survei ini dilakukan dari tanggal 31 Januari - 4 Februari dengan wawancara tatap muka terhadap 1.212 responden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya