Survei Indikator Politik: Pendukung Ganjar Beralih Dukung Prabowo Efek Gibran Cawapres

Jika pada awal Oktober dukungan untuk Ganjar-Mahfud mencapai 34,8 persen, temuan terbaru terjadi penurunan hingga 30 persen.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Survei Indikator Politik: Pendukung Ganjar Beralih Dukung Prabowo Efek Gibran Cawapres
Survei Indikator Politik: Pendukung Ganjar Beralih Dukung Prabowo Efek Gibran Cawapres (Merdeka.com)

Dukungan kepada Ganjar juga menurun

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemilihan Gibran Rakabuming sebagai pendamping Prabowo Subianto berdampak signifikan. Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia, basis pendukung Ganjar Pranowo beralih dukungan ke Prabowo begitu mengetahui Gibran sebagai calon wakil presidennya. 


"Basis Ganjar tampak beralih ke Prabowo pada kelompok yang tahu Gibran cawapres Prabowo," kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei bertajuk ‘Efek Gibran dan Dinamika Elektoral Terkini’ secara virtual, Minggu (12/11). 

merdeka.com

<br>Jika pada awal Oktober dukungan untuk Ganjar-Mahfud mencapai 34,8 persen, temuan terbaru terjadi penurunan hingga 30 persen.&nbsp;
Dok. Istimewa

Sebaliknya, dukungan untuk Prabowo-Gibran semakin menguat, semula 36,7 persen menjadi 41,7 persen. 


Di sisi lain, Indikator juga memotret tingginya pengetahuan publik terkait pemilihan Ganjar sebagai calon wakil presiden dari Prabowo. Jika pada awal Oktober angkanya mencapai 54,6 persen, memasuki awal November menjadi 71,4 persen. 

merdeka.com

Tingginya pengetahuan publik berdampak pada dukungan untuk Gibran sebagai calon wakil presidennya pRabowo. Jika pada awal Oktober baru berada di angka 51,2 persen, pada awal November menjadi 61,6 persen.

"Dukungan terhadap Gibran sebagai calon wakil presiden dari Prabowo meningkat pesat. Awal November ini dukungannya mencapai 61,6 persen," ungkap Burhanuddin.

merdeka.com


Survei nasional Indikator dilakukan dalam rentang 27 Oktober – 1 November 2023, menempatkan 1.220 responden melalui Wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. 

merdeka.com

Rekomendasi