Survei Indikator: Elektabilitas Golkar beranjak naik

Kamis, 27 September 2018 08:27 Reporter : Eko Prasetya
Survei Indikator: Elektabilitas Golkar beranjak naik Golkar lepas 575 Caleg DPR. ©2018 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil elektabilitas 16 parpol peserta Pemilu 2019. Hasil survei tersebut menunjukkan PDIP berada pada peringkat tertinggi dengan elektabilitas sebesar 22,9 persen. Setelah PDIP, menyusul Golkar (11,4 persen), Gerindra (10,7 persen), dan Demokrat (6,8 persen).

"Pada simulasi daftar 16 partai peserta Pemilu 2019, PDIP dukungannya paling besar, 22,9 persen. Kemudian Golkar 11,4 persen, Gerindra 10,7 persen, Demokrat 6,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi.

Dia mengungkapkan, posisi selanjutnya ditempati PKB (6,2 persen), PKS (4 persen), PPP (3,7 persen), NasDem (3,4 persen). Sedangkan Perindo mendapat persentase 2,5 dan PAN hanya 2 persen.

"Dan partai lainnya kurang dari 1 persen. Sekitar 24,7 persen lainnya belum memilih," sebutnya.

Dua partai dengan elektabilitas tertinggi merupakan pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019. Burhanuddin mengatakan dari sembilan parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf, hanya PDIP yang dinilai paling solid dalam mensosialisasikan dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf ke basis massa pendukungnya.

Elektabilitas Partai Golkar juga mengalami kenaikan dibanding pada survei sebelumnya pada Maret lalu. Pada Maret, elektabilitas Golkar sekitar 8 persen dan kini berada di sekitar 11 persen.

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga sebelumnya menyatakan elektabilitas Partai Golkar jelang Pemilu 2019 merosot. Awalnya Partai Golkar berada di posisi kedua, di bawah PDI Perjuangan. Namun kini posisi itu digeser Partai Gerindra.

Survei Indikator dilakukan dalam rentang waktu 1-6 September 2018. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.220 orang yang merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih pada Pemilu 2019.

Responden ini dipilih secara acak atau multistage random sampling. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara langsung atau tatap muka. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini