Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suara Golkar Merosot, KMPG Desak DPD DKI Gelar Musdalub Ganti Rizal Mallarangeng

Suara Golkar Merosot, KMPG Desak DPD DKI Gelar Musdalub Ganti Rizal Mallarangeng Rizal Mallarangeng jabat Plt ketua DPD Golkar DKI Jakarta. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sekelompok massa yang tergabung dalam Kader Muda Partai Golkar (KMPG) menggelar aksi di depan Kantor DPD Partai Golkar Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/7). Mereka meminta DPP Partai Golkar mencopot Plt Partai Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng lantaran dinilai gagal memimpin Golkar DKI.

Koordinator Aksi R Lintang Fisutama meminta kepada Rizal Mallarangeng mundur dengan sukarela dan segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

"Kami ingin disampaikan ke Plt. Plt sendiri harus dengan ikhlas dengan legowo karena dengan ketidakmampuan beliau harus segera meletakkan jabatannya dan harus segera menyelenggarakan Musdalub," kata Lintang di Jakarta, Senin (8/7).

Menurut Lintang, DPD Partai Golkar DKI Jakarta tak ada kemajuan selama dipegang oleh Rizal. Misalnya, roda organisasi tidak berjalan sebagaimana mestinya di setiap tingkatan yang ada di DKI Jakarta.

"Terlalu lama Plt dan roda organisasi tidak berjalan. Partai Golkar di DKI ini lemah, lemahnya kenapa? Yaitu Rizal Mallarangeng tidak menjalankan organisasi secara utuh," tandasnya.

Kemudian, kata dia, perolehan suara partai Golkar DKI Jakarta tak sesuai target awal yakni 22 kursi DPRD di Pemilu 2019. Namun, dia menyesalkan, partai beringin hanya memperoleh 6 kursi. Jumlah itu pun lebih kecil dibanding Pemilu sebelumnya yang mendapatkan 9 kursi.

"Salah satunya mengenai pileg. Golkar DKI Jakarta memprihatikan hanya ada di urutan ke 9 jauh di bawah PSI yang merupakan partai 'anak kemarin'. Peringkat itu jauh telah dijanjikan sebelum pemilu," ujarnya.

Selain itu, kader muda Golkar ini meminta Musdalub karena Rizal dinilai terlalu lama menjabat Plt. Jika dihitung dari masa pelantikannya menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita pada 8 September 2018 lalu, Rizal sudah 9 bulan menjadi Plt Golkar DKI.

Tak hanya itu, dia juga menilai bahwa Rizal telah menjalankan roda organisasi secara sewenang-wenang dan tidak memperhatikan aturan partai. Termasuk penunjukan Plt DPD Jakarta Pusat Basri Baco.

"Tidak etis menunjuk Plt, masa Plt menunjuk Plt juga, seperti di Jakarta pusat, yang ditunjuk Basri Baco, memang tidak ada aturan main cuman tidak etis," jelasnya.

Maka dari itu, kata Lintang, KMPG meminta tanggung jawab Rizal atas kegagalannya menjalankan amanah partai. "Kami meminta segera menggelar musdalub sebelum Munas DPP Partai Golkar," tegasnya.

Adapun, kader Golkar yang tergabung dalam aksi ini adalah Hasta Karya, Anak Muda Partai Golkar (AMPG) Jakarta Timur, AMPG Jakarta Barat, AMPG Jakarta Pusat, AMPG Jakarta Selatan, Baladika Karya dan perwakilan pengurus wilayah seluruh DKI Jakarta.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP