Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno mengaku dihubungi banyak partai politik jelang Pilpres 2024. Sandiaga mengapresiasi partai tersebut.
"Partai lain juga banyak yang menghubungi, tentunya kita sangat apresiasi," kata dia di Universitas Airlangga (Unair) usai mendatangi acara pelatihan fotografi, Jumat (2/9).
Sandiaga kemudian menyampaikan harapannya setelah masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi berakhir. Terutama, berkaitan dengan ekonomi.
"Harapan-harapan itu kita sampaikan bahwa 8 tahun pembangunan yang sudah digagas Pak Jokowi ini harus kita lanjutkan. Dan jika ada penyesuaian mengenai hal ekonomi, seperti penyesuaian atau realokasi dari subsidi BBM ini kita sampaikan agar ada pengertian masyarakat mengenai inflasi, bisa dimengerti," ucapnya.
Advertisement
Sandiaga juga menanggapi sentilan koleganya di Partai Gerindra soal kesiapan maju sebagai calon Presiden pada Pilpres 2024. Dia mengaku ingin berkomunikasi dinamis dengan sesama kader Gerindra.
"Sahabat-sahabat saya dari Gerindra, (saya) sangat tentunya ingin berkomunikasi yang lebih dinamis," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan, membangun demokrasi harus dilakukan dengan penuh persahabatan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini lalu mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo agar tidak terburu-buru dalam mengambil sikap.
"Saya juga sudah melaporkan kepada teman-teman di Gerindra bahwa kita bangun suatu pemahaman seperti yang disampaikan oleh bapak Presiden bahwa kita tidak terburu-buru," ucapnya.
Menurut Sandiaga, yang perlu dilakukan saat ini menampung semua aspirasi masyarakat terkait ekonomi, membangun usaha, dan lapangan kerja. Dia mengambil contoh masukan dari generasi muda untuk menciptakan peluang usaha yang lebih banyak.
"Di Unair ini tadi disampaikan bahwa generazi Z menginginkan agar banyak peluang-peluang usaha dan kewirausahaan yang disampaikan dan itu nanti tentunya secara rutin dalam pertemuan kami dengan Pak Prabowo akan disampaikan," jelasnya.
Advertisement
Partai Gerindra telah mengukuhkan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024. Prabowo sebagai calon presiden tidak bisa ditawar Gerindra.
Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani bereaksi keras bila ada nama kader Gerindra lain yang maju sebagai calon presiden. Yang tidak patuh terhadap keputusan partai dipersilakan keluar.
"Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombongan kereta, saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan," katanya saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang, Kamis (1/9).
Muzani menegaskan, kebesaran Partai Gerindra tidak pernah terlepas dari sosok Ketua Umum Prabowo Subianto. Menteri Pertahanan itu adalah orang yang sangat berperan besar menjadikan Gerindra menjadi partai nomor dua terbesar di Indonesia. Setiap kader Gerindra juga telah menyatakan sikapnya dalam Rapimnas Partai Gerindra bahwa capres Gerindra hanyalah Prabowo Subianto.
"Gerindra dan PKB sudah menandatangani nota koalisi. Kereta ini sebentar lagi akan jalan. Masinisnya Gerindra dan PKB. Maka keputusan Rapimnas yang dihadiri oleh semua ranting, PAC, DPC, dan DPD menyatakan bahwa capres Gerindra hanya satu, capres Gerindra tunggal. Artinya tidak ada nama lain kecuali Prabowo Subianto," tegasnya.
"Kalau ada orang yang mau jadi presiden, tidak pernah membesarkan partai, enggak pernah datangi kantor partai, tidak pernah pasang bendera spanduk, tiba-tiba nongol mau jadi presiden ketemu pasal berapa?" sambung Muzani.
Advertisement
DPP Gerindra pun berencana akan memanggil Sandiaga terkait pernyataannya siap maju nyapres 2024. "Saya pikir ya nanti cepat atau lambat soal komunikasi kan itu pasti terjadi," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9).
Sebelumnya, Relawan Joko Widodo menggelar Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia untuk mencari calon Presiden di Pilpres 2024. Nama Sandiaga Uno muncul menjadi tokoh di urutan kedua pilihan relawan untuk diusung menjadi Capres. Musra relawan Jokowi digelar di Bandung pada Minggu (28/8) lalu.
"Yang mengejutkan Sandiaga Uno ternyata mendapat tertinggi posisi kedua di 16,92%," kata Andi Gani selaku Ketua dewan Pengarah Musra dalam konferensi pers di Bangi Kopi, Jakarta Selatan (31/8).
Selain relawan, Sandiaga juga pernah didukung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk maju di Pilpres 2024.
Advertisement
Sandiaga sendiri beberapa kali mengungkap niatnya maju sebagai calon presiden. "Siap maju 2024, saya serahkan ke partai politik," kata Sandiaga saat bertemu sejumlah tokoh PPP DIY, Selasa (30/8) malam.
Saat menanggapi hasil Musra relawan Jokowi, Sandiaga mengakui menjadi penambah semangat. Ia pun mengutip arahan Jokowi untuk mengukir prestasi.
"Patut diapresiasi sebagai pemberi semangat. Arahan Pak Jokowi untuk terus membangun prestasi khususnya bagi warga Jawa Barat," kata Sandiaga Uno dalam keterangannya, Kamis (1/9).