Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SMRC: Jokowi dan Prabowo head to head bila Pilpres digelar sekarang

SMRC: Jokowi dan Prabowo head to head bila Pilpres digelar sekarang Jokowi dan prabowo di istana. ©2016 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil surveinya dengan tema 'Kondisi Politik Nasional Pasca Pemilihan Gubernur DKI Jakarta'. Dari hasil survei itu, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto berada di posisi atas atau head to head bila Pilpres digelar saat ini.

Peneliti SMRC Djayadi Hanan mengatakan hasil itu didapat dari pertanyaan terbuka atau top of mind. Di mana pertanyaannya adalah bagaimana bila Pilpres digelar saat ini. Hasilnya, 34,1 persen pemilih spontan mendukung Jokowi dan Prabowo mendapat 17,2 persen suara.

"Perbedaan elektabilitas antara Jokowi dan Prabowo sekarang mirip dengan perbedaan elektabilitas SBY dengan Megawati pada 2007," kata Djayadi di Jakarta, Kamis (8/6).

Djayadi menuturkan, pada simulasi head to head itu, elektabilitas Jokowi berada mendapat 53,7 persen sementara Prabowo 37,2 persen. Sedangkan, responden yang tidak menjawab 9,1 persen.

"Jarak antara keduanya sekitar 16,5 persen. Dari sisi pilihan presiden, politik Tanah Air relatif tidak mengalami perubahan pasca Pilkada DKI Jakarta," pungkas Djayadi.

Sekedar informasi, SMRC melakukan survei dengan tema 'Kondisi Politik Nasional Pasca Pemilihan Gubernur DKI Jakarta'. Penelitian ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dan 1.500 responden sebagai sample.

Survei ini dilakukan lewat wawancara tatap muka pada WNI yang berumur di atas 17 tahun. Penelitian juga dilakukan secara nasional dan digelar pada 14-20 Mei 2017. Di mana margin of error kurang lebih 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP